









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… segment suatu motor itu bisa punya arti luas… bisa dikelompokkan dari sudut pandang displacement, bisa juga dikelompokkan berdasarkan price … so tergantung sudut pandang saz …!!! Kalau melihat dari sudut pandang displacement ada beda walau gak signifikan… Honda Beat menggunakan 110cc … sedangkan Yamaha Gear menggunakan 125cc … namun kalau dari sisi price keduanya juga sama-sama di kisaran Rp. 18 jutaan … so ini bisa dikelompokkan kedalam satu segment skutik yang sama …!!!
Naaagh kalau berbicara soal design,… memang subjective… tapi bisa terlihat Honda Beat memang lebih ‘bagus’ … tidak heran agak sulit menumbangkan Honda Beat dengan Yamaha Gear 125 …!!! Garis-garis sporty memang harus diakui Honda Beat lebih sporty ketimbang Yamaha Gear 125 … so ini bukan pro terhadap product Honda… namun berusaha mengungkapkan apa adanya … toh gak ada ikatan apa-apa dengan Honda maupun Yamaha …!!!
Naaagh… persoalan menjadi kompleks ketika Honda Beat yang menggunakan rangka eSAF … banyak kejadian mengalami ‘fitur lipat’ … akibat rangka keropos bin tugel …!!! Faktor ‘ketakutan’ ketika akan riding .. terus terjadi bencana… dan luka-luka yang sudah banyak kejadian… mengakibatkan konsumen berpikir panjang ketika mau meminang Honda Beat …!!! Peningkatan garansi rangka 5 (lima) tahun pada Honda Beat… serasa sirna dengan adanya garansi komponen rangka yang hanya 1 (satu) tahun… belum lagi berbagai term and condition.. seperti gak boleh kena air hujan etc …!!!
So … konsumen ‘disudutkan’ untuk memilih … rangka kokoh walau design biasa (unsur keselamatan yang diutamakan)… atau rangka gampang keropos walau design nya keren (unsur design semata) … jadi pilihannya hanya itu … gak ada pilihan design keren dan rangka kokoh… karena kalau milih ini budget line nambah …!!! So dari sini … karena kekhawatiran akan safety.. konsumen akhirnya nubruk Yamaha Gear 125 …!!! Last,… memang ini laaagh tantangannya … bagaimana menciptakan product yang dari segala aspek unggul … itu laaagh yang disebut competitive advantage …!!! Ciaooo 😀
Ini kesempatan suzuki utk bangkit bangun kekuatan baru
Ada lho gus loyalis honda yg nyambi sales gak terima di bilang rangka beat keropos malah bilang mending beat dari pada gear yg mesinya hancur… Sejenak saya berfikir emang ada ya yamaha gear yg mesinya hancur?.. beritanya mana?.. kapan dan di mana kox saya gak pernah denger.. malah masih ngotot kalo tangki gear gampang bocor… Hoax apalagi ini.. sampai segitunya mau jualan beat yg sedang seret seretnya sampai memfitnah kompetitornya.
Beneran om s&k nya gak boleh kena air hujan?
Stress yg bikin s&k nya
mulai era Gear 125 dan Fazzio, mesin entry level Yamaha ini sudah halus, dan irit, sama produk si sayap gak kalah halus, dan malah lebih irit utk yg Fazzio (sudah membuktikan sendiri) dengan tetap punya tenaga dan torsi yg cukup utk harian, beda dengan yg mesin 110cc yg semakin “dicekik” utk ngejar irit, dan akhirnya gak kuat nanjak 😀
bahkan produk sayap terbaru ada yg mesin nya malah jadi kasar, yaitu PCX 160, lebih halusan yg PCX 150 dulu (pengalaman pribadi juga)
Kalau saya masalah design masih cakep gear . Karena beraura eropah.
Bosen n terlalu mainstream kalau desain motor lancip2 terus . Buat apa tampang sporty tapi mesin hellokitty ?
Gan kenapa freego kurang laku. Ane sih sebenarnya suka bagasi nya besar cuma design nya terlalu biasa.
Yamaha gear.. design keren sih, tapi lebih mewarisi design mio soul lawas.
Nah PR besar Yamaha adalah menghadirkan kembali auara design Mio Sporty gen awal…. gagal total di mio J dan seterusnya..