









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… tidak dapat dipungkiri bahwa pabrikan Honda mempunyai banyak ‘brand ambassador’ dalam bentuk penggiat media sosial … dan tentu ada ikatan bisnis diantara keduanya …!!! So jangan heran … ketika ada issue rangka eSAF … netizen pun menyindir sinis… karena penggiat media sosial berbasis cuan tersebut… diam seribu basaaa …!!! So pada keadaan ini … strategy pabrikan Honda berjalan bagus …!!!
Kalau inget kata sales Yamaha… ‘Loe punya uang ,,, Loe punya kuasa’ … jadi sudah benar pabrikan Honda dapat mengkontrol para ‘brand ambassador’ nya tersebut dalam case rangka eSAF …!!! Namun ketika case pabrikan Suzuki mengeluarkan Suzuki Burgman Street 125EX … naaagh disini laaagh strategy pabrikan Honda kecolongan …!!! Lho kok kecolongan …???
Jadi gini dalam bisnis,… maksud nya tidak ada ulasan tentang rangka eSAF… adalah agar jangan sampai ada kekurangan di mata konsumen… dalam hal ini sebut laaagh -1 (minus 1) …!!! Namun sejatinya angka -1 itu hanya laaagh gap … dari angka 0 menjadi -1 gap nya adalah absolut 1 …!!! Naaagh apa bedanya dengan mengulas product kompetitor … yang akan menghancurkan misalnya saza Honda Vario 160 … yang menggunakan rangka eSAF …???
So sama aza .. gak bahas eSAF sebut laagh mempunyai nilai 0 … namun ketika membahas Suzuki Burgman Street 125EX … membuat Suzuki Burgman mempunyai nilai 1 … so kembali akhirnya terhadap Honda Vario 160 menjadi gap nya 1 … so sama aza dengan mengulas rangka eSAF …!!! So disini pabrikan Honda belum memaksimalkan ‘bargaining position’ nya terhadap para ‘brand ambassador’ nya …!!! Implikasinya … snowball effect akibatnya malah memukul balik product Honda… so disini ada anomali… ‘Loe punya uang Loe gak kuasa’ … Gubraaak …!!! Last,.. persis dulu sudah pernah dibahas… kalau sudah brand ambassador.. harus monogami gak bisa lageee poligami… betoeeel …??? Ciaooo 😀
Leave a Reply