









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… waaagh mungkin ini ujian dan case study yang menarik untuk disimak… tentang suatu parts dalam hal ini rangka eSAF … dimana harganya paling Rp. 1 jutaan… alias sekitar 5 – 6 % dari total price… namun bisa bikin gegeeer dan membuat higher risk untuk kelangsungan suatu pabrikan… bahkan berdampak sistemik …!!!
Naaaagh sekarang viral rangka eSAF tersebut… tidak hanya tentang product.. dalam hal ini melibatkan pabrikan dan/atau dealer motor… bukan hanya sekedar ‘koar-koar’ di media sosial… terus merekam di video dan upload… namun sekarang sudah merambah ke financial institution …!!! Naaagh persoalannya adalah transaksi ekonomi itu… harus ada barang dan juga uang (bisa juga dalam bentuk kredit etc.) …!!! So kalau coding… maka IF barang ada AND duit ada… THEN terjadi laaagh transaksi ekonomi …!!!
Persoalannya adalah sekarang mulai viral ada bank yang gak mau kasih equal treatment bagi konsumen yang ingin beli product Honda …!!! Apalagi bank yang ‘ogah’ equal treatment tersebut… termasuk bank buku 4 … alias bank yang tajir melintir … punya modal inti lebih dair Rp. 30 triliun …!!! So disini… bank yang tajir melintir aza … ‘gak punya’ nyali untuk kasih equal treatment untuk product Honda… so yang jadi concern adalah ‘message’ nya …!!!
Kalau bank yang tajir melintir … gak punya ‘nyali’ apalagi bank kecil… atau leasing company untuk kasih equal treatment tentang pembiayaan …!!! Naaagh padahal pembelian motor itu… 80% cara pembeliannya menggunakan credit… so disini masalahnya terkait gak ada equal treament …!!! So kalau gitu pabrikan harus mendorong pembelian secara cash … jangan dipersulit… !!! Walau gitu persoalannya apakah dengan 20% itu mengcover terkait misalnya target revenue, target market share etc …!!! So ini yang harus diperhitungkan … naaagh kembali gimana caranya recovery ..??? Naaah nanti lanjut lagi… mau istirahat … 😀
So disini pabrikan Honda harus ‘do something’ … ibaratnya ‘mbuugh piye carane’ … bulan Oktober 2023 … sudah ada product Honda Beat dan Honda Scoopy yang tidak menggunakan rangka eSAF … !!! Segala insiyur yang dipunyai harus dikerahkan… agar menciptakan Honda Beat dan Honda Scoopy… kalau dibongkar body nya sudah menggunakan rangka underbone misalnya bukan rangka eSAF … gitu aja …!!! Disini timing matters banget… karena kalau semakin lama misalnya… misalnya baru keluar bulan Januari 2024 … yaaagh sudah kemungkinan ‘gak tertolong’ … ibaratnya manusia kecelakaan mengalami ‘bleeding’ yang lama kelamaan bisa parah …!!! Last,.. yaaagh sekedar ulasan dengan pengetahuan dipunyai… only 3 cents opinion… so time will tell laaagh …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply