









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… ketika semakin hari berbagai kejadian muncul dan mewarnai media sosial membuat tambah viral nya motor Honda rangka eSAF … disisi lain bagi pedagang motor bekas… sekarang ini mulai ketar-ketir… karena stock motor bekas Honda rangka eSAF … mulai sulit dijual …!!! Pembeli motor sepertinya ogah… dan gak melirik motor-motor Honda yang menggunakan rangka eSAF …!!!
So,… bagi pedagang motor bekas terpaksa menurunkan harga… lihat saza Honda Beat yang barunya dibanderol sekitar Rp. 18-an jeti … lansiran tahun 2023 saza hanya Rp. 15 jeti… kalau sudah 1 tahun dalam hal ini lansirang tahun 2022… sudah Rp. 14 jeti …!!! Waaagh ini depreciation cost terbesar… dan itu pun gak dilirik oleh konsumen …!!! Lha terus pedagang motor bekas kalau ngambil motor Honda Beat gimana …???
Waaagh langsung dibawah harga … dan dibuffer untuk antisipasi kerugian… dan ini tentunya bikin konsumen motor jadi semakin pusing ketika mau melepas motor Honda rangka eSAF …!!! So,… memang akan terjadi semacam ‘panic selling’ … namun persoalannya adalah siapa yang mau menjadi ‘panic buying’ …??? Banyak konsumen mulai beralih kepada brand lain yang menggunakan rangka underbone… cari aman laaagh …!!! Last,… yang menjadi pertanyaan adalah berapa kaaagh harga ‘equlibrium’ motor Honda rangka eSAF … coz disini menyangkut supply dan demand … lain waktu kita bahas …!!! Ciaooo 😀
kemaren barusan ditelpon marketing honda, bilang mau info ada V160 dijual agak murah, and tak jawab gak dulu terima utk motor Honda rangka esaf, nunggu kasus beres dulu, bener dah mulai banyak user yg “ngebuang” itu motor2 pake rangka esaf
waaagh ini menarik… dan dapat info juga mulai seperti itu
Belasan bahkan mungkin puluhan tahun jadi anak motor, yang tertanam dalam otak saya itu bagaimana maintenance/upgrade performance mesin, oli, ban, rantai, lampu2 dan segudang asesoris lainnya, termasuk jaket, helm. Tidak terbayangkan kalau saat ini saya harus tambah pusing mikirin rangka? OMG… memang sudah jaman edan 😱
sabaaaar … ini ujian… hehehehe 😀
sebenarnya rangka esaf ini desainya bagus Gus, distribusi beratnya bisa benar-benar rata, dan tentu enjiner sekelas honda (apalagi kalau yang turun tangan honda jepang) perhitunganya matang sekali. tapi entah sampai indo kok jadi masalah gini.
jujur … kalau soal design bener kereeen banget… persoalannya adalah soal ketebalan plat, kemudian soal lobang pembuangan air, dan anti karat/cat bagian dalam. Karena dari sisi fakta di luar banyak kejadian dari sisi luar terlihat masih keren.. di endoskopi bagian dalam banyak yang mulai karat. So intinya perlu perbaikan-perbaikan atau banting stir kembali pake rangka underbone