









Alhamdulillahil qowiyyi sulthonuh, … al-wadlihi burhanuh, … al-mabsuthi fil wujudi karomuhu wa ihsanuh, … Ta’ala majduhu wa adhuma syanuh.
Allahumma shalli ala Sayyidina Muhammad, Shalata ahlis samawati wal ardhina alaihi, adada ma indallahi min al-adad fi kulli lamhati ainin, minal azali ilal abad …… amma ba’du …!!!
Mari kita dalami Qs. Yusuf ayat 25 sbb :
وَاسْتَبَقَا الْبَابَ وَقَدَّتْ قَمِيصَهُ مِنْ دُبُرٍ وَأَلْفَيَا سَيِّدَهَا لَدَى الْبَابِ ۚ قَالَتْ مَا جَزَاءُ مَنْ أَرَادَ بِأَهْلِكَ سُوءًا إِلَّا أَنْ يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
wastabaqol-baaba wa qoddat qomiishohuu min duburiw wa alfayaa sayyidahaa ladal-baab, qoolat maa jazaaa`u man arooda bi`ahlika suuu`an illaaa ay yusjana au ‘ażaabun aliim
Artinya :
Dan keduanya berlomba menuju pintu dan perempuan itu menarik baju gamisnya (Yusuf) dari belakang hingga koyak dan keduanya mendapati suami perempuan itu di depan pintu. Dia (perempuan itu) berkata, “Apakah balasan terhadap orang yang bermaksud buruk terhadap istrimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan siksa yang pedih?”
Pada kalimat wastabaqol-baaba wa qoddat qomiishohuu min dubur …. yang berarti … Dan keduanya berlomba menuju pintu dan perempuan itu menarik gamisnya (Nabi Yusuf a.s) dari belakang hingga koyek) … dari sini terlihat Nabi Yusuf a.s dan istri Al-Aziz bersaing menuju pintu… dimana Nabi Yusuf a.s ingin keluar dari kamar karena tidak ingin berdosa … sedangkan istri Al-Aziz malah ingin berbuat dosa dengan Nabi Yusuf a.s …!!!
Selanjutnya pada kalimat wa alfayaa sayyidahaa ladal-baab … yang berarti keduanya mendapati suami perempuan itu di depan pintu … so yang menarik adalah penggunaan kata sayyidana yang berarti tuan istrinya … dimana Allah SWT ingin menekankan betapa bejatnya istri Al-Aziz itu … penuh nafsu dan tindakan pengkhianatan dari sang istri …!!!
Selanjutnya … qoolat maa jazaaa`u man arooda bi`ahlika suuu`an illaaa ay yusjana au ‘ażaabun aliim … yang berarti … Dia (perempuan itu) berkata, “Apakah balasan terhadap orang yang bermaksud buruk terhadap istrimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan siksa yang pedih?” disini jelas sang istri Al-Aziz ini ingni menumpahkan kesalahan nya kepada Nabi Yusuf a.s.. dan yang menarik adalah mengungkapkan dengan kata bermaksud buruk… dia tidak menyebut bahwa Dia telah mencoba memperkosaku … Kenapa demikian …???
Istri Al-Aziz ini berkata seperti itu… karena memang tidak ada yang terjadi, … dan jika ia bilang telah terjadi maka ada proses pembuktian … sehingga akan ada masalah kalau gak bisa membuktikan …!!! Penggunaan kata bermaksud buruk … memang sengaja… dan memang menyalahkan orang lain akibat kesalahannya adalah sifat syaitan … sehingga diharapkan Nabi Yusuf a.s dipenjara atau dihukum dengan siksa yang pedih …!!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply