









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… istilah kaum mendang-mending, mengemuka ketika banyak penggiat media sosial merasa ‘sulit’ untuk membodohi konsumen … karena banyak analisa / pertimbangan dengan membandingkan berbagai product yang sudah exist… ketika product baru muncul …!!! So,… gampangnya ketika mau ‘mem-framing’ konsumen agar tergiring untuk membeli product padahal product itu gak value… malah jadi gatooot alias gagal total …!!!
Padahal pertimbangan dengan opsi-opsi lain itu wajar banget… waaagh kalau yang suka main valas / fixed income … itu ada yang namanya benchmark… bahkan ada simulasi di front office system treasuri… waaagh lebih kompleks lagi perhitungan …!!! Lhaa professional di bidang ini dibayar sangat mahal… lhaaa apa yang beginian termasuk mendang-mending adalah jeleeeek …??? Disini laaagh ketika konsumen berlaku ‘smart’ … malah mau di hujat… lucu juga … padahal sama-sama ‘satu bangsa’ …!!!
Yaaagh walaupun berusaha meng-corner konsumen Indonesia dengan sebutan ‘kaum mendang-mending’ … namun tetap saza konsumen yang menang… penggiat media sosial gagal total …!!! Bahkan konsumen banyak ‘lari’ dan mendirikan grup discussion … tidak terlalu mempengaruhi sindiran ‘kaum mendang-mending’ …!!! Terbukti semakin lama… product-product yang lebih value yang dipilih… product yang tidak punya value… minggiiiir dan akhirnya disuntik mati …!!! Last,… yaaagh kita tonton saza apakah upaya membodohi konsumen Indonesia akan berhasil… time will tell laaagh …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply