









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… perang Russia vs Ukrania berjalan semakin lama… dan tentu akan semakin banyak kerugian yang akan terjadi… baik untuk Russia, Ukrania bahkan dunia …!!! Negara-negara Uni Eropa dan G7 pun akhirnya mengeluarkan lagi sanksi yaitu pembatasan harga (price cap) untuk pembelian minyak Russia yaitu USD 60 per barrel …!!! Lhooo maksudnya apa …???
Negara-negara G7 yaitu Canada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat membatasi harga… so tentu ini maksudnya adalah agar Russia tidak mendapatkan cuan lebih …!!! So… tentu agar tidak terjadi shortage minyak yang akan mendorong inflasi… namun disatu sisi agar Russia gak mendapat cuan lebih sehingga sulit membiayai perang …!!!
So nggak hanya itu,… Russia tidak diperbolehkan menggunakan jasa kapal dan asuransi dari negara-negara Eropa dan G7 … dalam mengirimkan minyaknya …!!! So dalam komponen barang export-import itu selalu ada cost, insurance dan freight… so akan tambah ruwet kalau mau jual tapi gak ada alat angkutnya… gak ada asuransinya …!!!
Sebelum perang Russia vs Ukrania,… Russia bisa melakukan export sekitar 8 milyar barrel … dan ketika terjadi perang dan di-‘banned’ …. gak bisa jual minyak ke Eropa… Russia berhasil mengalihkan ke China dan India… sehingga sedikit turun yaitu 7.6 milyar barrel …!!! Seperti diketahui Russia ini produsen minyak terbesar ke-2 setelah Amerika Serikat… dengan produksi 10 juta barrel per hari …!!!
Russia jelas-jelas menolak akan price cap ini… dan akan mengancam melakukan pemotongan produksi agar minyak langka di pasaran …!!! Banyak analis yang memperkirakan bahwa kebijakan ini, akan membuat Russia kehilangan penjualan sekitar 1 – 1.5 juta barrel per hari pada kuartal-I 2023 …!!! So, kembali perang akhirnya tidak sekedar senjata… perang ekonomi lebih mengerikan karena dampak yang ditimbulkan begitu luaaas …!!! Last,.. bagaimana akhir dari perang Russia vs Ukrania ini… yuuuk kita ikuti bersama …!!! Ciaooo
Wah…misal Rusia malah sekalian gak mau export minyak ke Eropa dan anggota G7 bagaimana tuh..
Atau cari alternatif jual ke negara non G7
yaaagh… suatu negara harus punya income… nanti gimana mau bayar subsidi, gaji pns nya etc… so tentu harapannya ada cuan… kalau cuannya sereeet yaaagh runyam …