









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… memang kalau sudah bicara tentang perekonomian… tentu ada berbagai kepentingan bangsa dan bangsa lain …!!! Jadi ketika Indonesia memutuskan melarang ekspor nikel,… dengan maksud untuk mengembangkan hilirisasi sehingga memberikan nilai tambah… negara-negara lain malah gak terima …!!! Ini memang aneeeh,… yang punya barang yaaagh sah-sah saza mau ngapain kek… lha kok dilarang …???
Nikel ini salah satu komponen untuk membuat battery listrik untuk mobil-mobil listrik … so tentu saza negara maju inginnya mendapatkan cuan dari produksi battery listrik… so harapannya bahan bakunya murah …!!! So harapannya Indonesia jangan punya atau gak bisa produksi battery listrik… jadi semacam ‘julik’ … bahwa negara lain biar laaagh kereee… negara yang mju teknologi maju terus …!!! Padahal kalau gak ada bahan bakunya dari mana …???
So disini justru hilirisasi Indonesia bisa menjadi kunci… kalau nikel gak ada, mau pake apa battery listriknya …??? Jadi lupakan soal mobil listrik… so disini Indonesia bisa menjadi pusat produksi battery listrik thus bisa menjadi pusat produksi mobil listrik …!!! Naaagh tentu harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat… agar industri di Indonesia semakin maju… !!! Selain itu nikel juga sebagai bahan baku untuk baja anti karat… atau stainless steel… so mirip seperti komoditi ayam… ketika Malaysia gak jual ayam hidup ke Singapore… langsung banyak yang tutup kedai-kedai yang jual nasi ayam …!!!
Ketika Indonesia kalah di WTO dalam arti Indonesia tidak boleh melarang ekspor nikel… so langkah untuk menaikkan pajak ekspor nikel … bisa dikatakan briliiant …!!! So artinya kalau pajak ekspor nikel tinggi banget, tentu harga nikel dari Indonesia akan tinggi… dan akhirnya gak tertarik untuk import dari Indonesia… so sami mawon… !!! Semula melarang ekspor jadi import bisa dikatakan zonk… sekarang boleh import tapi harganya gendeeeng… sama aza zonk juga …!!! So kalau soal main cerdik-cerdikan… yaaagh Indonesia kok dilawaaan… lha wong sejak kecil sudah didongengin tentang ‘Si Kancil’ …!!!
Lhooo… nanti kalau ngambil dari negara lain gimana …??? Oalaaaagh… Indonesia itu produksi no.1 Dunia soal nikel … dengan kapasitas produksi 1 juta metric ton nickel,… no. 2 diduduki oleh Philippines dengan kapasitas produksi 370 ribu metric ton, dan no. 3 Russia yang mencapai 250 ribu metric ton …!!! So sudah menjadi hukum alam, … lha wong negeri gemah ripah loh jinawi… kalau makmur yaaa wajar… so disini memang gak bisa dihindari lama-lama Indonesia semakin pinter… semakin bisa memainkan peranannya …!!! Last,… kita lihat bagaimana kelanjutan tentang nikel … khususnya pajak ekspor nikel ini …!!! Ciaooo 😀
Kita lihat the next presiden. Akankah bisa seperti jokowii yg bisa memainkan peranannya… atau kah yang menjadi presiden si kelebihan bayar dan air dimasukan ke tanah???
Kalau nikel gak ada, lupakan soal mobil listrik? Perasaan bukannya lithium yang lebih populer dipakai untuk dijadikan baterai EV?
Gemah ripah loh jinawi, tapi tidak merata dinikmati seluruh lapisan masyarakat… Masih banyak yang miskin dan menderita di negeri yang kaya raya..
battery lithium juga menggunakan nikel, sekarang ini battery tsb, 39% kandungannya adalah nikel, … diperkirakan di tahun 2025 akan mencapai 58%. Soal kaya dan miskin, itu sejatinya tentu pasti ada… sama seperti pria dan wanita, surga dan neraka, tentu semuanya sangat tergantung masing-masing,… apalagi sejatinya rezeki itu datang dari Tuhan. So yang harus dilakukan adalah ikhtiar aka best effort… monggo ditanyaken apakah sudah best effort ???