









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… memang Indonesia itu negara yang besar dari sisi market motor… so tentu setiap pergerakan pabrikan di Indonesia bisa menjadi studi kasus yang menarik untuk ditelaah… ntaaagh itu studi kasus yang berhasil atau malah yang nyungseeep …!!! Studi kasus baru yang menarik untuk disimak adalah dengan kemunculan Suzuki Avenis yang mempunyai displacement 125cc …!!!
Lho kok menarik …??? Yup,… soalnya product ini dibanderol sekitar Rp. 29.9 jeti atau digenapin Rp. 30 jeti … so ini harga gak main-main … untuk skutik 125cc …!!! Yaaagh sah-sah saza … lha wong pabrikan yang membanderol… sama aza dengan Italjet Dragster 200… mengalahkan skutik 250cc … dimana harganya mencapai 2 kali lipat ….!!! Tapi sukses aza … sold out dengan penjualan yang terbatas … so mungkin ini langkah yang ingin ditiru pabrikan Suzuki …!!!
Kalau kita lihat pada rentang angka Rp. 30 jeti… maka konsumen sudah dapat Yamaha Aerox 155 yang dibanderol sekitar Rp. 27 jeti atau Honda Vario 160 yang dibanderol sekitar Rp. 26 jutaan …!!! So disini terlihat Suzuki Avenis 125 ingin menantang skutik yang punya displacement lebih tinggi … so jurus Italjet Dragster 200 yang ingin ditiru …!!! So harapannya … jangan bandingkan dengan skutik 125cc … mungkin gak level kaleee yeeee …!!!
Sebagai perbandingan … motor skutik 125 cc baik Yamaha maupun Honda … seperti Yamaha Freego hanya dijual Rp. 21 jeti, Yamaha Lexi 125 juga sekitar Rp. 22 jeti… sama halnya dengan Honda Vario 125 yang dibanderol Rp. 22 jeti …!!! Mungkin menggelitik juga… lha wong pabrikan Suzuki berani kok mengkerek harga motor 125cc … menjadi Rp. 30 jeti… lhooo kok pabrikan Yamaha atau Honda gak berani …??? Mungkin gak berani nyalakan nyaliiii… seperti moto nya pabrikan Suzuki …!!! Last,… yaaagh persoalan strategy boleh saza .. yang penting adalah it works or not… betoeeel …??? Ciaoo 😀
Mungkin menurut Suzuki, avenis adalah motor fenomenal di India sana. Jadi pede di banderol di harga tersebut.
Italian Dragster itu sudah masuk motor hobi sih gus. kalau Avenis ini kok sepertinya terlalu berat bebannya.