









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,…. menarik memang untuk disimak… apa yang menimpa Amerika Serikat … pasca terjadi nya perang Russia vs Ukrania … dimana selama 2 quartal berturut-turut … terjadi GDP Growth yang negatif … dimana Q1 terjadi GDP growth -1.6% dan Q2 sekitar -0.9% …!!! So kalau dilihat dari definisi resesi memang dapat dikatakan sebagai resesi … dimana terjadi 2 kali berturut-turut pertumbuhan ekonomi negatif …!!!
Namun demikian… Menkeu Amerika Serikat, Janet Yellen menyebut ekonomi Amerika Serika sedang transisi bukan resesi … dimana menurut pendapatnya … resesu itu pelemahan ekonomi secara luas, PHK secara besar-besaran … pelemahan sektor rumah tangga etc…!!! Padahal menurut Yellen… Amerika Serika gak seperti itu… tidak terjadi PHK massal, sektor ekonomi rumah tangga tidak parah, masih cukup kuat etc…!!! Memang kalau dilihat pertumbuhan ekonomi negatif … gak anjlok lebih dalam… dari -1.6% menuju ke -0.9% … so kemungkinan bisa saza pada Q3-2022 menjadi 0% atau diatas 0% … so jika sudah positif berapun besarnya… bisa dinyatakan tidak resesi lagi …!!!
Persoalan utama memang inflasi mengalami kenaikan… dimana di bulan Juni 2022 inflasi nya naik lagi… tercatat inflasi di bulan Juni 2022 sebesar 9.1% … so kalau inflasi tidak bisa dikendalikan, maka tentu daya beli akan turun… dan ujung-ujungnya consumption turun dan GDP akan jeblok (dimana consumption merupakan salah satu komponen dari GDP red.) …!!!
Langkah-langkah untuk mengendalikan inflasi … terlihat Fed Res menaikkan suku bunga 75 bps … so menjadi 2.25 – 2.5% Fed Fund Rate nya …!!! Memang ini langkah dilematis… menaikkan suku bunga tentu bisa meredam inflasi, karena aggregate demand akan turun… namun tentu akan memberikan korelasi yang negatif untuk GDP growth … so disini terjadi perang antara stabilisasi (price stabilization red.) vs growth (GDP growth) …!!!
So ini sebenernya mirip seperti ‘setelan’ air fuel ratio… kebanyakan bensin akan brebeeet… kebanyakan udara akan ‘nembak-nembak’ … so memang harus disetel dengan tepaaat… tentu ini gak mudah …!!! Persoalan sebenernya ada di sisi supply … dimana dalam case Amerika Serikat terjadi inflasi di sisi gasoline sebesar 59% dan fuel oil sebesar 98% … so ini yang mengakibatkan persoalannya… !!! Paling efektif adalah tambah supply … persoalannya memang dari mana …?? So ini impactnya dari saksi ekonomi oil dan gas dari Russia… so imbas juga dari perang …!!! So kembali ini pilihan… jadi setiap langkah ada konsekuensi logisnya …. !!! Last,.. kita lihat bagaimana kedepannya … apakah akan membaik ekonomi USA … atau masih mengalami pertumbuhan ekonomi negatif … so time will tell laaagh …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply