









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… pada bagian pertama telah dibahas tentan apa itu Disinflation, Inflation dan Deflation … dan penyebab disinflation diantaranya karena kebijakan tight money policy dan juga karena adanya resesi …!!! Naagh pada bagian ini akan diterangkan bagaimana menghitung disinflation itu… yuuuk kita bahas …!!!
Cara menghitung inflation tentu sudah dapat dipahami dengan cara menghitung perbedaan (percentage change) dari Consumer Price Index (CPI) …!!! Sebut laaagh kita mempunyai CPI tahun 2016 sebesar 101.7, kemudian CPI tahun 2017 sebesar 102.3, dan CPI tahun 2018 sebesar 102.6 … dan di tahun 2019 CPI nya sebesar 102 …!!! Rumus yang digunakan adalah (CPIn / CPIn-1) -1 … so untuk inflasi tahun 2017 = (102.3 / 101.7) – 1 = 0.6%, …. sedangkan inflasi tahun 2018 = (102.6 / 102.3) – 1 = 0.3% ….!!! Sedangkan di tahun 2019 … percentage change CPI = (102 / 102.6) – 1 = – 0.6% …!!!
Terlihat bahwa perubahan index nya di tahun 2017 sebesar 0.6 dikatakan sebagai inflasi… namun ketika di tahun 2018 inflasinya sebesar 0.3%, dimana 0.3% ini masih positif namun lebih kecil dibandingkan 0.6% … maka dapat dikatakan disinflasi terjadi di tahun 2018 … !!! Sebaliknya di tahun 2019 terlihat inflasi sebesar -0.6% … maka di tahun 2019 bisa dikatakan terjadi deflasi … karena inflasinya negatif …!!! So begitu cara menghitung nya… so relatif mudah dan gak sulit …!!! Last,… demikian yang dapat dijelaskan tentang disinflation ini… so semoga bermanfaat ….!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply