









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… pada bagian sebelumnya telah dibahas apa itu Shrinkflation (yang diperkenalkan oleh Pippa Malmgren red.) dan faktor-faktor apa yang menjadi penyebab terjadinya Shrinkflation, dimana secara umum terjadi peningkatan ongkos produksi dan/atau terjadinya peningkatan persaingan pasar yang ketat …!!! Naaagh pada artikel berikut akan diberikan contoh-contoh terjadinya Shrinkflation …!!!
Di tahun 2010, salah satu perusahaan T yang menjual teabags, melakukan Shrinkflation dimana sebelumnya 1 kotak berisi 100 teabags, berubah menjadi 88 teabags …!!! Demikian pula perusahaan T yang memproduksi coklat batangan di tahun 2010, juga melakukan Shrinkflation dari 200 grams menjadi 170 grams …!!! Juga perusahaan softdrink C, di tahun 2014… mengurangi volumenya dari 2 liters per botol menjadi 1.75 liters …!!!
Saat ini, memang Shrinkflation ini seperti strategy yang biasa dilakukan oleh para produsen … dan banyak product yang mengalami ‘downsizing’ dan jumlahnya makin lama makin bertambah setiap tahunnya …!!! Bahkan produsen di Eropa dan Amerika Utara … menggunakan strategy ini untuk dapat mempertahankan ‘competitive prices’ terhadap productnya … tanpa mengurangi profit yang diperoleh …!!!
Tentu Shrinkflation ini akan membuat konsumen merasa mempunyai persepsi yang buruk terhadap brand product … dan berikutnya tergantung konsumen akan ‘pindah’ ke product lain atau tetap pada product tersebut …!!! Kembali hal ini sangat tergantung seberapa besar pengurangan kuantitas unit/volume yang terjadi …!!! Last,… Shrinkflation ini memang seperti ‘hidden inflation’ … dalam beberapa hal tidak terdeteksi… walaupun secara real terjadi… semoga menambah wawasan kita semua …!!! Ciaooo 😀
Bagaimana dgn marketplace or startup yg suka bakar duit dgn memberikan diskon or cashback jor2an om?
nantinya dibahas … panjang ceritanya soalnya 😀
pak Tri,mohon diajarkan cara membaca libor dan perhitungannya apakah tanggal libur dimasukkan juga?