









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… salah saru feature yang bikin kepincuuut ketika pertama kali melihat Italjet Dragster adalah Independent Steering System (ISS) … bahkan sebelum keluar Italjet Dragster 200… sewaktu Italjet Dragster 180 LC … sudah merasa skutik ini unik …!!! Yup… karena tidak seperti fork biasa… dimana sudah digabung antara steering dan suspensi …jadi pada Italjet Dragster itu dipisah …!!
Pihak Italjet menggandeng EDI of Potntedera untuk bekerja sama … mengembangkan model baru ISS yang lebih nyaman… !!! Suspensi nya ada ditengah … diantara tapak kaki… so ketika ada … !!! Naaagh pada ISS di Italjet Dragster terpisah … untuk bagian atas ada steering … sedangkan di bagian sisi kiri nya ada juga semacam besi yang terhubung dengan tie rods …!!! Besi ini yang terhubung dengan suspensi depan yang terletak di dek …. so ini berbeda secara design … sudah gak bicara front fork biasa atau upside down fork …!!!
Impacgtnya jelas… stang itu menjadi stiff … gak seperti menggunakan front fork dimana stang bisa turun … ketika brake terjadi … atau singkatnya ketika terjadi pengereman depan… ada gaya balik vertikal ke atas stang …!!! Naaagh kalau pada Italjet Dragster berbeda… ketika mengerem… suspensi nya tidak keatas… namun kearah horizontal … ini yang membedakan … dan memang designnya jadi lebih rumiiit … !!! penggunaan model-model tie-rod ini seperti mobil … khan gak ada steer mobil bisa naik turun ketika dikendarai …!!!
Ketika dipakai riding memang terasa manteeeeb … beda banget dibandingkan skutik lain… handling nya juga terasa enaaak banget… jadi walau kecil skutik ini enaaak diajak mau rebahan… selap-selip … stabil ketika digebeeer sewaktu tikungan …!!! Naaagh kalau dibandingkan dengan Italjet Dragster 180 LC gimana… ??? Dari pengalaman riding kedua skutik itu… terlihat memang kalau soal handling lebih enak Italjet Dragster 200 … lebih manteeep dan stabiiiil …. !!! Last,… nanti kita bahas features lain nya… so stay tuned …!!! Ciaooo 😀 pensi depan… semoga berguna …!!! Ciaooo 😀
Kalo hajar lubah gimana mas rasanya…
kalau hajar lubang… yang dirasakan adalah suspensi nya bermain dan terasa di suspensi tengah (diatas dek yang bermain). Kalau stang tetap saja stabil… gak turun seperti skutik biasa.