









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… kalau sudah bicara bisnis tentu yang dihitung adalah untung dan rugi … coz gak mungkin suatu pabrikan melakukan suatu activity yang mengakibatkan kerugian …!!! So segala activities harus ada Key Performance Indicator (KPI) … sehingga resources yang dikeluarkan termasuk biaya yang dikeluarkan… ada korelasinya terhadap KPI tersebut …!!! Terkait dengan keluarnya pabrikan Suzuki dari MotoGP … bisa dipahami bahwa semuanya Ujung-Ujungnya Duit (UUD) …!!!
Yup,… karena kalau harus jalan terus… dari sisi pengeluaran masih harus bayar sekitar EUR 160 juta untuk 4 tahun … sedangkan kalau kena sanksi …. tentu ini akan dibahas oleh lawyer kedua belah pihak… diperkirakan sekitar EUR 20 jeti …!!! Jadi kalau dikurangkan masih ada budget yang dihemat sekitar EUR 140 jeti … so ini tentu potensi untuk tidak mengurangi profit yang dihasilkan dari divisi motorcycle nya pabrikan Suzuki …!!!
Selain itu,… kalau ikut MotoGP pun belum tentu menang… dan juga kalau melihat marketnya lebih ke India dan China,… gak terlalu ada kaitan promosi MotoGP dengan motor-motor entry level nya di India dan China …!!! Sebagaimana diketahui, market di India dan China … motor yang penting murah, kuat disiksa… so kalau promosi MotoGP lebih kearah motor yang pake strategy differensiasi… gak yang punya prinsip cost leadership …!!!
Tentu kalau sudah begini… akan sangat selektif banget pabrikan yang bisa ikut ke ajang MotoGP …!!! So… disini pihak Dorna harus ‘pintar-pintar’ … semakin banyak race per musim akan semakin tinggi cost yang harus dikeluarkan untuk satu musim …!!! Kalau semakin sedikit pabrikan yang turun… maka semakin gak menarik race MotoGP … so disini laaagh harus ada win-win solution …!!! Last,.. semoga dapat dicari yang solusi yang menguntungkan kedua belah pihak …!!! Ciaao 😀
Hadeeewh ….. Angel .. angel…..
Mbuh … Apa yang sebenarnya ada dalam kepalanya para petinggi suzuki .
Wis budeg ,idealis ,ngengkel , ndableg ….. Bla bla bla …..
Wis ben dirasakne