









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… ketika suatu negara bangkrut sudah gak kebayang deeegh…. gimana nasib rakyatnya …!!! Kalau suatu perusahaan bangkrut… yaaagh pasti di PHK …. naaagh gimana kalau negara dimana warganya bermukim menjadi bangkrut ….??? Gak kebayang… bakalan nangizzz gerooo-gerooo … dan ini terjadi pada negara Sri Lanka …!!! Kenapa kok bisa bangkrut …??? Tentu salah uruuus… betuuul… naaagh pada artikel ini kita akan bahas … agar dapat diambil lesson learned …!!!
Penyebab pertama adalah soal utang… utang itu bisa menghanyutkan… karena ketika mendapatkan utang… seperti uang berlimpah dan ‘seolah-olah’ menjadi ‘kaya’ …!!! Padahal jangan lupa, bahwa utang itu harus dilunasi… dan yang lebih mirih adalah ada bunganya ….!!! Sri Lanka ini memang gak ngontrol kalau ngutang… baik utang domestik maupun utang eksternal …!!!
Jika kita lihat GDP Sri Lanka itu sekitar USD 80 miliar …. naaagh utangnya negara ini meningkat pesat… ini terlihat pada rasio Debt to GDP Ratio … dimana di tahun 2019 Debt to GDP Ratio berkisar 85% (ini sudah tinggi banget) menjadi 104% … speechless sudah dengan angka ini …!!! Dari jumlah itu,… sektiar USD 50 milyar merupakan external debt … ngutang dari berbagai negara …!!!
Naaagh external debt ini,… kalau tidak bisa dimanage dengan baik… maka akan ada muncul issue ‘default’ dan langsung berimbas pada exchange rate …!!! Di bulan Maret 2022 sekitar 1 USD = 202 LKR, diM4 bulan April 2022 sudah mencapai 1 USD = 355 LKR …!!! So jatuhnya Sri Langka Rupee begitu dalam …!!! Naaagh apa implikasi kalau sudah exchange rates jatoooh …???
Barang-barang import bakalan tinggi… naaagh import tertinggi adalah BBM … so bisa dibayangkan sekarang lagi tinggi-tingginya akibat perang Russia vs Ukraine… naaagh ditambah kurs LKR yang melemah paraaah …!!! Cadangan devisa Sri Lanka gak bisa berbuat banyak … lha wong tercatat USD 3.5 miliar… dimana USD 1.5 miliar dari swap negara China …!!! Otomatis gak berdaya dalam menghadapi gejolak perekonomian …!!!
Langsung rating negara Sri Lanka makin drop… kalau rating sudah drop… negara tersebut gak akan dipercaya lagi …!!! S&P menurunkan rating dari CCC+ menjadi CCC, sedangkan Fitch CCC menjadi CC …!!! Inflasi juga langsung gilaaa menuju 18.7% … Untuk meredam inflasi terpaksa naikin suku bunga sebesar 700 basis point menjadi 14.5% … so ini tentu akan mengurangi pemberian kredit… dan impactnya makin tambah ruweeet …!!! Kreditur terbesar adalah China… dan pemerintah Sri Lanka lagi menego untuk restrukturisasi utang …!!! Last, … kita akan bahas lebih dalam mengenai kejadian di Sri Lanka… semoga kita bisa mengambil pelajaran berharga …!!! Ciaooo 😀
Kalau kondisi indonesia gimana mas tri? Gimana posisinya?