









Alhamdulillahil qowiyyi sulthonuh, … al-wadlihi burhanuh, … al-mabsuthi fil wujudi karomuhu wa ihsanuh, … Ta’ala majduhu wa adhuma syanuh.
Allahumma shalli ala Sayyidina Muhammad, Shalata ahlis samawati wal ardhina alaihi, adada ma indallahi min al-adad fi kulli lamhati ainin, minal azali ilal abad …… amma ba’du …!!!
Pada artikel ke-3 kali ini… kita akan membahas tentang hakikatnya tentang keimanan…. !!! Menarik memang mencerna nasihat yang diberikan oleh Imam Hasan Al-Bashri tentang keimanan … sebagai berikut :
Seseorang bertanya kepada Imam Hasan Al-Bashri, “Hai Abu Sa’id, apakah iman itu ?”. Sang Imam menjawab, “Sabar dan Ikhlas”. Kemudian laki-laki itu bertanya, “Hai Abu Sa’id, apakah sabar dan ikhlas itu ….???”. Imam Hasan Al-Bashri menjawab, “Sabar dari maksiat kepada Allah dan ikhlas dalam menunaikan segala kewajiban dari Allah SWT”
Sabar ini berasal dari kata “shabara’ yang berarti menahan dan mencegah, sehingga dalam konteks ini dapat diartikan adalah keteguhan bersama Allah, menerima segala ujian dari Allah, dengan kelapangan dan ketenangan …!!! Jadi misalnya menerima segala ujian dari Allah… tentu gak mengeluh… tentu gak bapeeer… baik ujian dalam bentuk kenikmatan maupun kesengsaraan …!!!
Demikian pula dengan ikhlas, menarik untuk dicermati menurut Imam Ma’ruf Al-Karkhi tentang mengatakan bahwa Siapa yang melakukan sesuatu untuk mendapatkan pahala, maka ia termasuk pedagang. Sedangkan siapa yang melakukan sesuatu karena takut neraka maka ia termasuk budak. Siapa yang melakukan sesuatu karena Allah ia termasuk orang merdeka …!!!
So gampangnya jika melakukan ibadah mahdhah dan ghairu mahdhah hanya karena Allah… jangan ada motif-motif lain …!!! Contoh simple adalah ketika kita ingin bersedekah… mungkin dengan cara digital (transfer misalnya) … usahakan tidak ada yang tahu… bahkan kalau perlu dari rekening bank dioper dulu ke e-wallet.. terus ditransfer ke rekening untuk infaq/sedekah… tanpa menyebut nama, tanpa menyebut email, tanpa menyebut no hp …!!! Jadi benar-benar anonymous atau hamba Allah… cukup diri kita dan Allah yang tahu …!!! Karena kalau tidak ikhlas… fa ja’alnaahu habaaa`am manṡuuroo … lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan …!!!
Yup… amal ibadah itu hanya laaagh wujud alias jasad nya … sedangkan ruh nya adalah ikhlas itu sendiri …!!! Jadi kalau kita melakukan amal ibadah tidak dengan ikhlas… sama aza cuma mempersembahkan ‘jasad’ alias bataaaang … gak ada artinya …!!! Hal ini juga diutarakan oleh Ibnu Atthailah pada Al-Hikam tentang Hikmah mengenai Ikhlas …!!! Ini laaagh keimanan itu terdiri dari sabar dan ikhlas… dan untuk mencapai nya tentu butuh niat yang tulus dan ikhlas …!!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply