









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… kalau kita berbicara soal retro classic … mungkin mindset nya tentang panel indicator harus ada model jarum-jarum … yaaagh boleh ada digital … so yang dianggap sebagai combined digital panel… so ini yang diterapkan oleh Honda Scoopy …!!! Gak salah juga… model seperti ini juga diterapkan pada Vespa Sprint, LX, dan model-model non high-end skutik Vespa …!!!
Tapi kalau kita lihat model high-end … seperti Vespa 946 Christian Dior atau Vespa 946 Emporio Armani… itu sudah seperti fully digital semua … dimana harganya Vespa 946 Christian Dior itu mencapai Rp. 1.3 miliar …!!! So… dari sisi model sudah sama … ini kita belum bahas soal features misalnya apakah panel indicator bisa ngobrol dengan smart phone …!!! So… disini hanya bicara soal model … bahwa sudah lumrah… kelas teratas Vespa menggunakan digital… dan itu memang trend nya seperti itu …!!!
Seperti yang sudah dibahas dalam strategy marketing di blog ini,… ketika ‘dosis’ features ditambah… kompetitor juga harus response … gak hanya bisa diam saza …!!! Mengapa hal ini perlu diresponse …??? Ingat gak bagaimana kejatuhan Yamaha Mio … karena gak mau meresponse berbagai features yang ditawarkan skutik Honda… ??? Mungkin bisa dimengerti … bagaimana sekarang features idling stop system nya Honda… sudah dijabanin dengan Stop Start System (SSS) …!!! So… dari sini saza mau gak mau … Honda Scoopy harus upgrade ke model full digital … coz standard digital ini sudah diterapkan pada Vespa 946 Christian Dior kasta tertinggi …!!! Last,… pabrikan Honda mau gak mau harus cepat response… coz semakin lambat meresponse… sudah bakalan terjadi shifting demand yang masiv… ini yang harus diantisipasi… betul …??? Ciaooo 😀
Balik lagi sih ke karakter konsumen disegmen retro dg level budget 20 jutaan ini, kalo memang fitur kekinian ngaruh banget buat mereka, ya sekedar mencuil market share scoopy kayaknya masuk akal