









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… memang harus diberikan apresiasi untuk influencer… mengingat terkadang serba salah… karena memang memerankan ‘Playboy dunia maya’ itu gak mudaaah… !!! Bagaimana membahas atau menulis suatu artikel… namun gak ada ‘kecemburuan’ dari sisi pabrikan … apalagi pabrikan yang ngasih cuaaan… dan cuan ini yang diharapkan oleh influencer …!!!
Apalagi kalau kita lihat… Yamaha Fazzio ini punya ‘chance’ untuk menggebrak segment retro classic …!!! Naaagh gimana caranya … dalam membahas …??? So prinsip mencegah ‘kecemburuan’ harus dipegang erat-erat para influencer… so jangan ada misalnya membandingkan misalnya Yamaha Fazzio vs Honda Scoopy ….!!! Seperti membandingkan cewek anu vs cewek itu … siapa juga yang gak akan marah… misalnya kalau wajah kok lebih ayuuu cewek itu… ??? Kalau kalau kulit kok… lebih kinclong cewek anu dibandingkan cewek itu … iki refoooot …!!!
Naaagh terus gimana …??? Tentu bisa membiarkan para reviewer lain … misalnya untuk membahas tuntas … tooogh misalnya keberadaan pabrikan tetap eksis di market… tentu cuaaan influencer juga terjamin …!!! Jadi ibaratnya… cewek yang satunya… dibikin kinclong oleh orang lain… so khan tetap playboy nya yang untung juga …!!! Naagh terus influencer memang harus ‘gak punya nafsu’ …. jadi bahasnya ‘plain’ aja… alias datar … bahkan kalau perlu spec nya aja yang ditulis … jangan membawa unsur subjectivitas… karena kompetitor ngamuuuk … iso-iso ambyaaar cuaaan celengan …!!! Last,… kira-kira begitu… harus disadari peran influencer bertindak sebagai playboy memang gak mudah … yaaagh itu sudah ketetapan-Nya ketika milih profesi seperti itu… betoeeel …??? Ciaooo 😀
Dibandingkan dengan saluto dari tirai bambu cak!!! Hahaha ono² wae🤣 takut bos nguamoookkk
harus disadari peran influencer bertindak sebagai playboy memang gak mudah … yaaagh itu sudah ketetapan-Nya ketika milih profesi seperti itu…
jiiaaannn mak jleeebbbbhhh ^_^