









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… tidak bisa dipungkiri yang dihadapi pabrikan Suzuki memang begitu serius … bagaimana tidak… dalam sejarahnya pabrikan berlogo S ini pernah menjual sekitar 1.09 jeti unit di tahun 2005 … dan menempati posisi ke-3 … dan jika dibandingkan dengan Kawasaki pada waktu itu… bisa dikatakan pabrikan Kawasaki gureeem… karena hanya berhasil menjual 74 rebu unit …!!! Namun saat ini… sudah jauh berbeda… di tahun 2020 saza penjualannya tinggal 28 rebu unit… malah di tahun 2021 penjualannya diperkirakan akan menurun 10% …!!!
Dari pengalaman menganalisa data,… ketika pabrikan mencapai penjualan kurang dari 10 rebu unit… sudah siap-siap pabrikan motor tersebut akan kolaps … dan harus keluar dari intra industry rivalry di Indonesia …!!! So.. disini pabrikan Suzuki kalau mau tetap bertahan di market motor Indonesia harus bangkit dengan memberikan inovasi yang luaaar biasaaa signifikan improvement nya …!!! Seringkali pabrikan ketika menerima masukan dari para influencer … kurang menyaring mana yang benar memberikan perhatian dan tulus … mana yang tidak …!!!
Disini memang strategy nya harus berani berubah total… jadi kalau mau masuk ke skutik… pabrikan Suzuki harus berani memberikan fitur idling stop system / stop start system, harus berani bermain ABS dual channel, harus berani bermain 4 valvez untuk single cylinder nya … harus berani bermain dengan keyless etc …!!! Berani juga untuk compete baik di displacement 150cc, 250cc etc … dan design nya harus benar-benar bagus …!!! Ini memang butuh budget RnD yang tidak sedikit… namun tidak ada pilihan… kalau mau tetap exist …!!!
Demikian juga jika ingin bermain di segment motor sportz 150cc misalnya… sudah harus berani mengubah GSX-R150… tidak sekedar hanya mengejar power… namun harus dikemas dengan berbagai fitur menawan, seperti up-side down, slipper clutch, quick shifter, traction control etc … !!! Kembali lagi memang harus ada effort yang besar… karena kompetitor saat ini sudah menawarkan hal tersebut… parahnya lageee… konsumen sudah menganggap hal itu sebagai standard … motor yang akan masuk ke market Indonesia …!!!
Demikian juga terkait motor bebek… Suzuki Satria F150 … dulu juragan juga pernah punya… waktu itu gak terlalu banyak features dan kompetitor pun belum ada… alias tidak masuk ke market bebek 150cc …!!! Jadi pada masanya sudah paling guanteeeng… pasang karbu PE-28 Keihin sudah mantaaap jiwa… knalpot Thailand sudah guanteeeng sejagad …!!! Namun sekarang… market begitu dinamis… shifting demand membuat market motor bebek 150cc pun ‘tertindas’ … dan konsumen memilih skutik 150cc …!!! Apalagi ketika ‘dikentutin’ Yamaha Aerox dalam keadaan sama-sama standard … sudah banyak kehilangan konsumen peminatnya …!!! So… jika ingin masih bertahan harus diupgrade besar-besaran …!!!
Mindset pabrikan harus diubah… jangan terperdaya rayuan… lebih penting promotion… product gak terlalu penting …!!! Ketika jaman dulu… motor features nya gitu-gitu aja… mungkin gak terlalu ada impactnya …!!! Namun sekarang,… sudah lain… product gak / kurang punya valueee… percuma aza dorong dengan strategy promotion semata misalnya nama besar / brand, influencer etc… !!! Berapa banyak product walau nama besar … akhirnya disuntik mati …??? Last,… kembali harapannya ada kebangkitan yang signifikan… dan jangan salah langkah … atau terpaksa menyerah … time will tell the story …!!! Ciaooo 😀
i 1 bayaran jasjesjos bikin pabrikan bangkrut Time Will tell lagh
Kalo buat suzuki dah terlambat. Dealer juga uda susah.