









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… jika sebelum terjadi pandemi covid-19, terlihat persaingan antar product suatu brand dengan product lain lumayan jauh …!!! Lihat saza data di tahun 2019,… Toyota Avanza tercatat bisa terjual 86 ribu unit… baru ditempat ke-dua Honda Brio bisa mencapai sekitar 70 ribu unit …!!! Namun sekarang kondisi nya berbeda… so bagaimana pandemic itu bisa mengubah market mobil di Indonesia …!!!
Jika Toyota Avanza penjualannya sampai bulan ke-10 tahun 2021 sekitar 47 rebu unit,… di tempat ke-dua Toyota Rush sekitar 41 rebu unit… dan ditempat ketiga yaitu Mitsubishi Xpander sekitar 41 rebu unit … cuma beda ratusan unit saza …!!! So disini persaingan nya sangat ketat… dan dari sisi pricing bisa dikatakan memang satu segment…!!!
Memang kalau dilihat dari sisi history nya … memang kedua product tersebut selalu bersaing ketat… !!! Jika kita lihat di tahun 2019… Mitsubishi Xpander unggul dibandingkan Toyota Rush namun selisihnya cuma 1.100-an unit … jadi gak banyak selisihnya …!!! Di luar faktor product dan price… memang soal promotion juga menjadi kunci terhadap kesuksesan product tersebut …!!! Last,… siapa yang bakalan unggul… yaaagh kita tunggu saza … dalam 2 bulan ini… betoeeel …??? Ciaooo 😀
Maaf oot Gan ..
Coba minta pencerahannya ,.khususnya di permotoran Jepang . Ya mungkin bisa juga di mobil .
Begini …. Kenapa sekarang design motor dari Yamaha kesanya kok kebalik dengan Honda. Seolah² tukar design . Soalnya ciri garis design seperti melekat jelas.
Terus yang kedua , kenapa motor² saat ini kok yang bagus² (design) di luar sana kok banyak yang tidak masuk di negara kita . Padahal banyak yang menginginkan produk itu untuk masuk. Karena memang trend dan harapan konsumen .
Dan yang terahir…
Apakah benar , dalam sistem perdagangan otomotif (motor) dari Jepang khususnya , ada istilah bagi² jatah . Jatah pemasaran n produksi (mungkin) dari tiap² pabrik merk Jepang . Sperti arisan lah gampangnya istilah kasarnya.
Secara Jepang nasionalisme nya kuat. Apa iya mereka bermusuhan , toh mereka sama² “menyerang” pasar kita .
Apalgi terkuak beberapa saat lalu ada beberapa pabrik yang berkolaborasi membuat motor . Dan juga bersatu meriset dan bersatu bersama.mbuat kendaraan listrik .
Kalau boleh saya berpendapat , menurut saya si seolah² pabrik Jepang ini sebuah konspirasi , sehingga mengontrol pasaran otomotif dengan segala cara .nyatanya banyak.mero non Jepang yang juga kwalitasnya bagus , dan bahkan negeri sendiri pun bisa , tapi tetap kalah .
Ok itu saja.gan .
Terimakasih