









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… kalau soal penjualan turun … semua juga turun… soal numberz motor yang ghosting… juga semuanya sudah dipaparkan dengan jelas … khususnya bagi pabrikan Honda …!!! Soal revenue juga sudah pernah dipaparkan… soal cuan profit juga sudah dijelaskan pada artikel terdahulu… soal rasio earning seperti ROA juga sudah pernah dijelaskan …!!! Naaagh berikutnya gimana dengan kemampuan gempuran pabrikan Honda di tahun 2021 ini …???
Yang menarik dari data-data dapat dilihat bahwa terjadi penurunan asset … jika di tahun 2019 lalu,… posisi asset sebesar Rp. 28.8 triliun … naaagh pada akhir tahun 2020 tercatat posisi asset sebesar Rp. 24.4 triliun …!!! Apa ini positif atau negatif …??? Tergantung gaeeesss …. dalam case pabrikan Honda ini … penurunan asset ini disebabkan penurunan liabilities … dari Rp. 15.4 triliun di tahun 2019 … menjadi Rp. 11 triliun di tahun 2020 …!!! Hal ini terjadi khususnya short-term liabilities … kurang lebih turun nya sekitar Rp. 4.7 triliun … so bisa dibilang langkah yang tepat secara finansial … dan geser ke long-term liabilities dimana terjadi kenaikan. sekitar Rp. 0.4 triliun …!!!
So… jika berbicara soal asset bersih … relatif sama aza … kurang lebih Rp. 13.4 triliun … baik di tahun 2019 maupun 2020 …!!! So… bisa dibayangkan … dengan net asset yang sama aza … pada saat normal sanggup menjual 4.9 unit atau revenue sekitar Rp. 80.7 triliun …!!! So, … tentu gak ada issue jika hanya sekedar turn over nya hanya 2.9 jeti unit … so ibarat engine belum kena limiter … huehehehe …!!! Ini laaagh yang akhirnya mempengaruhi… kenapa pabrikan Honda mulai berani ngajak perang harga …!!! Last,… pada artikel berikut … akan dibahas kira-kira kemana arah strategy nya … so stay tuned …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply