









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… mungkin terjadi debatable… dan mengganggu ‘akal sehat’ … ketika ingin membandingkan mana yang lebih irit antara New Honda PCX 160 vs New Yamaha NMax 155 ….!!! Jika melakukan pengujian keiritan tentu pertama-tama harus ditentukan bagaimana mau menguji test keiritan tersebut …!!! Apakah mau di jalanan sehingga bertemu dengan kemacetan… atau di tempat tertutup seperti circuit …???
Kemudian tentu soal bensin juga harus sama… kedua motor harus diberikan misalnya RON yang sama… jika perlu pembelian di SPBU yang sama … agar tidak terjadi bias …!!! Kemudian tentu untuk ngukur misalnya… bisa juga dilakukan full-to-full … so agar lebih pasti pengukurannya …!!!
Tentu tidak sekedar skenario dan/atau bensin saza yang diperhatikan… tester juga harus dilakukan oleh orang yang sama … dan tester ini juga harus obyektif…. jika perlu dilakukan ‘sumpah’ sesuai dengan kepercayaan nya masing-masing …!!! Jadi tester harus berusaha seoptimal mungkin bahwa ketika bejek gas harus diusahakan sama … gak boleh pilih kasih … gak boleh ada ‘udang dibalik bakwan’ … so intinya memberikan info yang ‘benar’, dan ‘obyektif’ … yang bisa dijadikan acuan oleh konsumen …!!!
Kemudian bisa saza menggunakan suatu Hipotesa atau H0… kemudian hipotesa itu diuji … tentu hipotesa ini diuji sangat tergantung dengan skenario yang dipilih …!!! Misalnya jika mau dilakukan di circuit tertutup… kemudian dibejek dengan RPM misalnya 4 ribu … tentu kemungkinan Yamaha NMax yang lebih irit… karena menggunakan 2 jenis type cam (low cam dan high cam) dimana VVA nya bekerja… dibandingkan dengan Honda PCX yang tidak mempunyai kemampuan low cam dan high cam …!!!
Jika skenario nya stop and go… mungkin dengan dihidupkan idling stop system atau stop-start-system … tentu gak selisih banyak … karena ini sangat tergantung dari berapa banyak berhenti …!!! Jika ditest nya di circuit tertutup… dengan RPM diatas 7 ribu misalnya… dengan dilakukan gas panteng … mungkin Honda PCX 160 yang akan lebih irit… mengingat … compression ratio yang tinggi… akan memaksimalkan pembakaran … thus dengan power yang besar… tentu km yang diraih juga lebih jauh …!!!
So… there’s no one size fit all … sangat tergantung skenarionya …!!! Disini laaagh mungkin akan bertabrakan dengan kepentingan pabrikan… dimana pabrikan ingin keluar suatu kesimpulan yang satu tafsir… nggak mau kesimpulan yang macam-macam… !!! Misalnya jika kondisi seperti ini… maka yang lebih irit Yamaha NMax 155 … jika kondisi seperti ini … maka yang lebih irit Honda PCX 160 … walau kondisi ini paling ideal… coz sah-sah saza sepanjang skenario atau asumsi yang digunakan adalah valid …!!!
Pertanyaan nya memang … bagaimana bisa ‘obyektif’ … jika misalnya motor nya aja dipinjemin oleh pabrikan …??? Apa gak ada unsur ‘ewuh pakewuh’ … opo maneeh ditambah ada transfernya… gak jadi model amplop sekarang ini …??? So… akhirnya memang mendapatkan informasi yang obyektif… itu ‘mahal’ … karena memang proses agar membuat ‘penelitian’ itu gak simple… apalagi hasilnya harus dapat dipertanggungjawabkan …!!! Last,… monggo yang bisa menghasilkan info yang akurat… bisa share buat konsumen Indonesia …!!! Ciaooo 😀
Vva gak bgtu cara kerjanya
Sama2 jalan k empat katupnya mulai dri idle, cma ketika vva aktif profil cam intake berubah, lift lbh tinggi, tolong d ralat
Ada kemungkinan ketika jalan putaran rendah nmax bsa lbh irit
betul maksudnya low cam dan high cam… 😀
🤭🤭🤭
woh, asal2an ternyata 🤣
Klo saya liatnya dr durability/beban mesin.
Sepanjang baru, semua bisa tembus 50km/liter. Tp lama2? Yg pasti kompresi lebih tinggi, beban piston, ring kompresi lebih tinggi. Haram pertalite. Malah butuh pertamax turbo.
Klo performa atas, 11 12 lah. Tipis. Rpm atas tu butuh kompresi rendah. Yamaha udh pake VVA, sdgkn honda curang, pakenya overbore, kompresi tinggi.
Hmm?
Curang apanya??
Gak perlu pertamax turbo, pertamax sdh cukup seharusnya
Tembus 50km/l gak perlu baru bawa pelan aja bsa tembus,
Rpm atas butuh kompresi rendah kenapa?
Rasio kompresi itu gak berhubungan langsung dg kualitas bbm