









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… yaaagh ini pilihan ketika suatu product yang punya kelebihan dikeluarkan di market… product yang lebih inferior pasti terkena dampaknya… dan hal ini sudah menjadi common di pasar motor bekas …!!! Menarik memang ketika persoalan Honda PCX 160 yang akan dikeluarkan… masih dinanti soal harga jualnya … gimana dengan price Honda PCX 150 yang berbasis engine SOHC 2 valvez ….???
Sebagai contoh… harga termurah untuk Honda PCX 150 lansiran 2019 (sudah 1 tahun) … kira-kira dibanderol sekitar Rp. 22 jutaan (monggo bisa dicheck di market online red.)… bandingkan dengan harga gress Honda PCX 150 CBS yang dibanderol sekitar Rp. 29.8 jeti untuk tipe Non ABS …!!! Naaagh ketika Honda PCX 160 keluar… sudah pasti tipe lawas akan ambroool harganya di market … !!!
Dari sini saza sudah ada gap (depreciation expense) setahunnya sekitar Rp. 7 jeti… untuk tipe yang Non ABS … atau sekitar 25% dalam setahun …!!! Hal yang sama juga dicermati untuk Honda PCX 150 ABS… gap antara second dengan gress sekitar Rp. 7 jeti ….!!! Disini kalau benar keluarnya Honda PCX 160 SOHC 4 valvez… sepertinya product lawas Honda PCX 150 … depreciation expense akan ‘melebar’ … bisa mencapai Rp. 8 – 9 jeti ….!!!
Yaaagh gimana lagi… ini laaagh fakta ketika ada product yang diluncurkan ‘bertahap’ … maka implikasinya seperti ini …!!! Memang akan berbeda ketika duluan ‘first mover’ … untuk soal technology… lama kelamaan akan murah kok harga banderol suatu product ….!!! Last,… lesson learned nya adalah memang suatu features yang bersifat ‘strategic investment’ … seyogyanya bisa diimplementasikan secepatnya …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply