









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… menarik untuk disimak bahwa sejak terjadi ‘pelecehan’ terhadap Kanjeng Nabi di Perancis… negara-negara Islam di Timur Tengah mulai melakukan boycott … terhadap product-product Perancis …!!! Banyak supermarket sudah mulai tidak menjual product pangan dari Perancis … so akhirnya memang otomatis demand akan berkurang …!!! Kalau kita lihat memang … product-product Perancis lebih ke segment ‘high-end’ consumer… dimana harga tidak begitu masalah …!!!
Tidak mungkin product Perancis … masuk pada ‘entry level’ … naagh disini soal price elasticity … bukan persoalan… !!! Ketika segment high-end ini merasa ‘tersinggung’ … gak susah untuk beralih ke product negara lain… mau harga nya lebih tinggi atau lebih murah… consumer ini bisa ‘bayar’ …!!! Tentu ini bikin deg-degan President Perancis… so dia berusaha untuk memohon Negara-negara Arab untuk tidak memboikot product dari Perancis …!!!
Naaagh persoalannya adalah value chain dari marketing product adalah tentu dari sisi grosir (wholesales) dan juga dari sisi retail … !!! Jika dari sisi wholesales sudah gak jual… alamat ngaploooo gak bakalan ada yang jual …!!! Ketika dari sisi wholesales masih jual… dari sisi retail gak jual samiii mawon… dari sisi retail jual… consumer ogak beli yaaa ruweeet …!!! Namun demikian memang belum kelihatan… apakah akan ada permintaan maaf atau terjadi terus pem-boycottan ini …!!!
Tentu product-product Perancis tidak hanya makanan,… banyak product mewah lainnnya baik tas, parfum, automobile etc … entah laaagh apakah hal ini terkena impact juga…!!! Apalagi dikondisi pandemic covid-19 ini… orang jarang belanja… ditambah lagi dengan persoalan ‘boycott’ akibat ada nya penghinaan terhadap religi tertentu …!!! Terkadang gak habis pikir… dengan menghina kepercayaan agama lain itu… untungnya apa sih …??? Apakah layak dengan ‘price’ yang dihasilkan seperti pemboycottan ini … entaaah laaagh ora mudeng …!!! Last,… yaaagh kita simak aza apa yang selanjutnya akan terjadi …!!! Ciaooo 😀
Perancis mah, ga ada bataslah. nabi/tokoh agama apapun bebas dilecehkan, ada yg atas nama seni.
Bukan cuma agama tertentu.
jadi ingat kasus boikot Sari Roti, akibat melecehkan aksi umat…
Yakult, melalui selesnya gencer banget menunjukkan kalauyakult bukan produk perancis dan ini prosuk jepang
ternyata kasus boikot Sari Roti menjadi momok juga dari perusahaan asing di sini, seberapa merugikan nggih sebetulnya dampaknya bagi Sari Roti saat itu?