









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… keadaan UK atau USA agak berbeda dibandingkan dengan Jerman, dimana manufaktur masih menempati porsi sekitar 20% dari GDP …!!! Persoalannya proses membalikkan de-industrialisasi dengan memberikan porsi lebih besar ke arah industrialisasi … gak semudah itu ditengah globalisasi ekonomi …!!! China sudah masuk ke Industri dengan cost yang lebih rendah… bahkan industri ICT nya sudah semakin kuat …!!!
Ekonom Harvard seperti Dani Rodrik menyebut bahwa ‘premature de-industrialization’ yang terjadi di negara berkembang… yang ingin langsung melompat dari negara agraris langsung ke arah sektor service/jasa sebagai dampak globalisasi … malah masuk ke dalam middle-income trap …!!!
Memang zaman Adam Smith… dimana eranya Revolusi Industri… belum terbayang bahwa keadaan sekarang dimana sektor jasa begitu berperan …!!! Ia nggak terbayang bahwa sektor jasa apalagi sektor finansial … dapat berperan lebih besar ketimbang sektor industri …!!! Ia hanya melihat bahwa ada ‘invisible hands’ … so negara gak usah mengatur apa yang akan diproduksi ataupun berapa suatu product akan dibanderol …!!!
Naaagh dalam case UK yang ingin rebalance ekonomi … terlihat bahwa trade deficit (yang terjadi pada Balance of Payment/Current Account Deficit red.) … malah semakin beraaat… ketika terjadi crisis di tahun 2008 …!!! Deficit Current Account ini semakin parah ketika terjadi proses deindustrialisasi… bahkan di tahun 2008 financial crisis … semakin berat tekanan pada mata uang GBP …!!! Memang disatu sisi rebalancing ekonomi akan memberikan porsi kearah manufaktur thus memperkuat trade … sehingga mengurangi current account defisit… namun disisi lain Adam Smith melihat biarkan market yang bekerja… pemerintah jangan ikut campur …!!! Last,… kita akan bahas lebih mendalam tentang hal ini …!!! Ciaooo 😀
disini lokal otonomi bisa menekan intitusi pemerintah pusat ? …. klw di cina viet ….besok bisa di cut .off ….mau bicara invest jauh banget
Campur tangan pemerintah ya sebatas regulasi saja (aturan perundangan), yg langsung berdampak pada aktivitas ekonomi, nggak perlu juga sampe atur jenis produk, volume dan harga.
Regulasi bisa berbentuk semacam insentif bila bertujuan utk meningkatkan pertumbuhan satu sektor, atau bila ingin mengendalikan/membatasi laju satu sektor bisa juga dg pembebanan biaya/pajak, cuman sekedar gambaran kasar lhoo….