









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… memang dunia terus berubah alias dinamis… sehingga ada pameo ‘Tidak ada yang abadi kecuali ketidakabadian itu sendiri’ …!!! Revolusi 4.0 alias revolusi digital memang sudah melanda… bahkan menciptakan lapangan kerja baru… yaitu media sosial professional … dan bentuk nya bermacam-macam …!!! Tentu saza kehadiran media sosial professional … menambah persaingan media mainstream … yaaagh itu tidak dapat dihindari …!!!
Jika dulu… sekarang juga masih walau sedikit… media sosial memang kritis menganalisa begitu menghujam… tidak ada motif ‘uang’ … namun sekarang sudah berubah …!!! Otomatis ketika sudah ‘cuan oriented’ … maka masuk ke dalam intra industri rivalry … menurut Michael Porter dengan 5 Forces Competitive Model …!!! Keduanya sama-sama menggunakan online web site … namun ada perbedaannya …!!!
Pertama,… media mainstream tergabung dalam suatu ikatan profesi dan ada undang-undang nya… sedangkan media sosial professional tidak… !!! Sama saza business process nya yaitu dimulai semuanya dari ‘informasi’ … dan ini merupakan bahan bakar dari suatu media baik mainstream ataupun sosial …!!!
Kedua,… media mainstream yang berbentuk badan hukum… lebih punya employee yang banyak… sedangkan media sosial professional… yaaagh bisa disebut ‘ala kadar’ nya …!!! Media Mainstream mengingat suatu profesi sudah lama… mendapatkan ‘akses’ yang lebih ketimbang media sosial professional …!!! So tidak heran … dalam suatu liputan lebih duluan… so memang kuncinya informasi …!!!
Berbeda dengan media mainstream,… mengingat media sosial profesional bersifat individu… maka ‘bargaining position’ di mata pabrikan relatif lebih lemah …!!! Jadi gak bisa ‘kritis’ … ke luar rel sedikit… langsung terkena ‘banned’ dari pabrikan … dan tidak ada ‘mercy’ … yaaagh ini memang ketika masuk dalam suatu bisnis … yaaagh begini …!!!
Media sosial professional.. bisa tetap exist memang mempunyai strategy… sedikit differensiasi… dalam bentuk gaya bahasa… berusaha tidak ada jarak… dan tetap ‘setia’ dengan pabrikan …!!! Komparasi bisa dikatakan suatu hal yang ‘tabu’ dilakukan… coz pasti akan menyakiti salah satu pabrikan …!!! So… memang akhirnya ‘price’ yang harus dibayar adalah bentuk kritis lambat laun akan punah… diisi dengan bentuk informasi …!!! Last,… jika sudah begini… memang siapa yang bisa menerapkan strategy differensiasi… akan tetap survive… !!! Ciaooo 😀
Yaah , juragan blogger somed pro , pdhal saya baru mulai nge-Go-blog ini , jajajajajaja
https://fezzamania.wordpress.com
piye gus 👆