









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… wacana dari regulator yang akan menerapkan DP nol persen untuk pembiayaan kepemilikan motor memang menarik untuk disimak …!!! Jika kebijakan ini diterapkan, maka harus diimbangi dengan penerapan prudential dari perusahaan pembiayaan …!!! Yaaagh maklum saza… kalau tidak diimbangi dengan prudential approach… bisa-bisa Non Performing Financing (NPF) bisa meningkat… dan ujung-ujungnya akan berdampak pada likuiditas dan solvabilitas perusahaan pembiayaan … dan bisa-bisa men-trigger resiko sistemik dari lembaga keuangan …!!!
Sebenernya adalah inti dari pembiayaan adalah bagaimana sang ‘debitur’ bisa melunasi pinjaman/pembiayaan yang diambil nya … persoalan ada nya down payment atau tidak… lebih merupakan penerapan prinsip kehati-hatian …!!! Jika pembiayaan kepemilikan motor meningkat… tentu demand bisa meningkat… so jika sekarang susah nembus 6 jeti unit motor dalam setahun… tentu dimasa datang bisa menembus 7 – 8 jeti unit …!!! Tidak dapat dipungkiri bahwa yang namanya penjualan motor dan mobil… dapat dikatakan sebagai leading indicator dari economic growth …!!!
Sebenernya kalau dilihat…. skim kartu kredit mirip aza… tidak pake down payment kok… tapi praktek ini wajar-wajar saza… dan berlaku umum …!!! So,… tetap yang paling penting adalah bagaimana bisa mengenali sang ‘debitur’ sehingga tidak default ….!!! Memang masih wacana akan munculnya kebijakan nol persen… so tetap yang harus dipertimbangkan adalah bagaimana mengekspansi ‘financing’ namun masih dalam batas-batas yang ‘aman’ …!!! Last,… kita tunggu saza apakah kebijakan ini akan keluar… dan bagaimana dampaknya pada penjualan motor …!!! Ciaooo 😀
waduh mata elang makin banyak dong
Wah saya sih ga setuju ada DP 0%, industri motor pasti sangat diuntungkan, penjualan motor pasti meroket. Tapi ini bisa jadi bencana buat industri finance (leasing). Tanpa ada “jerih payah dan kerja keras” orang tidak akan menghargai kredit yg diambil, jadinya males bayar, toh dapetnya aja “gratis”. Melihat mental orang indonesia, saya yakin kredit macet bisa sangat tinggi, selain itu dengan permintaan yang tinggi, bunga kredit tinggi, harga motor juga pasti meroket. Gmn mas Tri?
Sebenernya yg paling penting adalah ‘Know Your Customer’ jika customer nya kredibel tentu ada atau tidak DP ya tidak ngaruh terhadap kredit macet atau NPL. Jika customer nya tidak kredibel dan suka ngemplang ya ada dp atau tidak ya bakalan jadi kredit macet. So dalam pemberian credit biasanya ada prinsip 5C, dan DP salah satunya saja.
masalahnya kalau tanpa DP, maka angsurannya tambah mahal.
sistem bunga leasing kendaraan bermotor menggunakan bunga majemuk.
Wayiniii
Horeee gurihh
http://bikermendowan.id/2018/08/28/resmi-dirilis-flat-visor-kyt-vendetta-2-wow-segini-harganya/