









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… pasca ‘pedooot’ nya kedigjayaan Honda CBR250RR terlihat pabrikan Honda memang melakukan perbaikan strategy khususnya di segment premium …!!! Bayangkan ketika Honda CBR250RR brojoool dengan perbaikan di sana-sini… yang semula single cylinder menjadi 2 cylinder… plus tambah fitur sana sini… termasuk harga yang meningkat… walau akhirnya melakukan penyesuaian …!!! Namun apa yang diperoleh… market domestik langsung ‘loyooo’ ketika sang Killer Yamaha XMax 250 muncul …!!!
Sangat beresiko bagi pabrikan Honda … dalam case Honda CBR250RR ketika hanya menggantungkan market domestik… gampang ‘ditelikung’ oleh pabrikan bebuyutan yaitu pabrikan Yamaha …!!! Akhirnya maksimalisasi ‘cuan’ dalam artian profit yang maksimal… dengan tentu memaksimalkan revenue (price x quantity) sebelum dikurangi cost… nggak bisa tercapai… jika hanya sekedar mengejar market domestik …!!! Pabrikan Yamaha strategy nya… menggarap market domestik dan ekspor… lhaaa jangkauan marketnya luas… jadi wajar saza … berusaha memaksimalkan cuaaan …!!!
So… ini ibarat duel di domestik… antara pabrikan kecil vs besar… dimana pabrikan kecil ada keterbatasan jangkauan market… dengan terbatasnya dealer yang ada …!!! Lhaaa akhirnya pabrikan Honda ‘salting’ …. hanya bisa mengimbangi pabrikan Yamaha… dengan melakukan import CBU … agar meminimalkan investasi dan resiko… dalam artian kalau nanti gak laku… ya udaaah… toh hanya sekedar import… !!! Sebaliknya pabrikan Yamaha… langsung menggeber… gak urus market domestik lesu atau nggak… yang penting secara total masih meraih cuaaan…. !!!
Naaagh… tentu strategy akan semakin menarik… misalnya untuk kompetisi antar pabrikan… bisa saza misalnya bagi pabrikan Yamaha memberikan potongan product untuk market domestik… dan menshifting price ke market ekspor… !!! Semacam ‘cross subsidi’ … dan ini bisa menerapkan ‘predatory price’ … dan tentu akan semakin runyam bagi pabrikan lain… bisa-bisa portfolio productnya jadi menipis … tercoret dari product yang ditawarkan …!!! Last,… marketing strategy memang menarik… banyak cara dan gak ada rumus yang baku … oleh sebab itu ilmu marketing muncul … betoeeel …??? 😀
Yamaha sepertinya lebih variatif dan inovatif pandai membuka celah baru kalau honda selalu menungu dan mengekor.
Seperti orang…jika sudah terlalu gendut biasanya susah dan malas bergerak…kalo langsing, lebih lincah dan gesit..
komennya koq vulgar banget toh 😀
Kira2 berapa lama sebelum forza 250 dilokalisasi ya?
https://internetbermanfaat.com/inggris-pesta-penikmat-buku-dan-penistaan-terhadap-pengetahuan/
Toopp
http://bikermendowan.id/2018/08/12/timnas-u16-juara-piala-aff-ramee-poll-selamatt/
Honda idola kaum papa..merajai pasar kelas bawah
mbledos kowe
Leres kang
Sy memang awam dg bahasa marketing. Tp stelah membaca artikel juragan rondo ini. Sdkit2 sy paham juga. .apa lg komentator2 nya juga berkualitas. .klo baca artikel juragan kurang nyambung, tp ktka mmbaca komentar teman yg lain baru masuk diotak. .ini memang luarbiasa.
Balik ke laptop. .
Sy kira yamaha pandai dalam memanfaatkan peluang. .ketika didomestik kalah dg icon besar H diexpor dmna H tidak bgtu beringas. .dsinilah yamaha tdk mnyia2kan peluang tsb. .apa lagi desain serta kualitas sngt diterima di market expor, plus di domestik maxi ymh sdh mulai mengacak2 peta market. .H merespon dg jurus Icon besar, apakah benar? Atau cm sekedar.. agar tidak kelihatan panik?
Hmm. .
Josgandos mbokdheeee