









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,…. sering pada blog ini membahas tentang value for money …!!! Yup,… wajar saza… di tahun 1850 pun… UK ekonom, William Jevons,… sudah mengeluarkan teori yaitu Consumer Choice Theory … dimana pembeli akan mencari product yang menawarkan value for money terbaik …!!!
Jadi tidak heran,… jika case Yamaha NMax yang diproduksi di Indonesia dan juga diekspor ke berbagai manca negara… plus dibanderol jauh lebih murah… dengan mudahnya mengalahkan Honda PCX 150 CBU yang diimpor dari Thailand …!!! Lha wong selisihnya sekitar Rp. 10 jutaan lebih kok… yaaagh pilih product yang kasih value for money terbaik dong …!!! So… consumer Indonesia langsung menerapkan teori ‘consumer choice’ … sudah bawaan orok nya gituuuu …!!!
Henry Ford sewaktu me-launching product model T Ford di tahun 1908… product pertama tersebut mensyaratkan pengemudi untuk ngontel engine dengan tangan untuk menyalakannya …!!! Namun demikian, untuk product yang lebih baru… Ford sudah menggunakan electric starter … jadi lebih canggih …!!! Apakah harganya terus naik …??? Ternyata tidak,… product Ford dari tahun 1909 s/d 1916 … harganya terus turun… !!! Lho kok bisa …???
Ford melihat pentingnya menerapkan strategy ‘Give more for less’ … jadi ketika cost-saving bisa dilakukan pada production-line … penghematan tersebut langsung diberikan kepada customer …!!! Impactnya jelas banget,… terjadi peningkatan penjualan secara signfikan …!!!
Demikian juga case study Hyundai … produsen mobil asal Korea, produsen mobil terbesar ke-4 di dunia …!!! Hyundai begitu cepat menguasai market share… memberikan warranty yang lebih panjang pada product mobilnya …!!! Sebagai contoh untuk engine diberikan warranty selama 10 tahun, sedangkan untuk body selama 7 tahun …!!! Terus features melimpah diberikan seperti bluetooth, LED, heated door mirrors etc … plus dibanderol dengan harga miring …!!! Last,… strategy ini dapat diterapkan di market Indonesia… bahkan consumer selalu mengincar product yang memberikan features lebih dengan harga yang lebih murah …!!! 😀
namanya konsumen selalu meminta value sebesar-besarnya dengan harga serendah-rendahnya
https://internetbermanfaat.com/mobil-mini-sebuah-karya-seni-dalam-balutan-kesederhanaan-ala-inggris/
Namun pada kasus beat vs mio m3, mengapa produk yg valuenya rendah bisa menang?
yup pertanyaan menarik
dan harga produk entry level slalu naik dalam beberapa bulan