









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,.. product terus berganti … ‘dosis’ selalu meningkat … tidak jarang peta market pun berubah …!!! Dulu kita kalau mau interlokal (istilahnya SLJJ atau SLI red.),… langsung ngitung berapa duit bakalan habis neeeh …!!! Namun sekarang dengan WA … dimana voice over IP atau videoconference… murah meriaaah …!!! Dulu gak terbayang … ada pengganti ‘pager’ … dimana bisa bikin grup bahkan attachment sekalian juga bisa… itu semuanya karena ada inovasi… !!!
Professor dari Harvard Business School, Clayton Christensen,… membagi 2 (dua) tipe technology yang mempengaruhi bisnis… yaitu (i) ‘sustaining technology’ atau disebut juga advances in technology …dan (ii) ‘disruptive technology’ …!!! Sustaining Technology akan membantu perusahaan dalam meng-improve secara bertahap terhadap product-product yang dihasilkan …!!! Sedangkan disruptive technology akan berubah secara radikal terhadap suatu industri … dan memaksa pabrikan untuk memikirkan esksistensinya …!!! Selanjutnya, Chistensen mengubah istilah ‘disruptive technology’ menjadi ‘disruptive innovation’ …!!!
Tahun 2001,… Steve Jobs – CEO Apple, memperkenalkan iPod… langsung bikin walkman etc… jadi kelengeeer …!!! Product kecil namun bisa muat 1000 lagu dalam gengaman … otomatis yang namanya pemutar kaset, CD lagu etc… terlihat usang …!!! Apalagi di tahun 2003, Steve Jobs memperkenalkan iTunes dimana akan sulit melakukan bajakan …!!! Otomatis penjual atau toko kaset, CD terancam… dan semua rame-rame download … tinggal bayar selesai urusan …!!!
Tahun 2007,… Apple mulai masuk ke IPhone … dan real-breakthrough adalah touch-screen technology … dan Steve Jobs meng-claim temuannya adalah revolusioner… coz model handphone yang gak bisa sentuh-sentuh… menjadi kelengeeer …!!! Nggak berhenti disitu saza,… di tahun 2011 sebelum Jobs meninggal,… juga mengeluarkan IPad … kembali yang namanya notebook mendapat tantangan …!!! Yup… mo dikatakan sadiiis kek… namun itulah disruptive innovation … yang gak bisa ngikutin atau telaaat… langsung kelengeeer …!!!
Di dunia otomotif pun begitu,… mungkin dulu kita nggak kebayang motor itu ada skutik… yang tahu hanya motor bebek dan motor sportz …!!! Ketika masuk di Indonesia,… market share nya pun kecil… namun ketika dirasakan ‘nyaman’ bikin ketagihan… akhirnya merajai market share …!!! Padahal bedanya hanya pake CVT … tinggal gas dan rem aza …!!! Sebaliknya bebek matic yang mencoba-coba bikin invoasi malah ‘gagal’ … so jadi innovasi jika berhasil… bisa membuat disruptive …!!!
Yang perlu ditekankan adalah… jangan pernah berhenti untuk melakukan inovasi …!!! Case seperti KFC yang diawal konsepnya diperkenalkan oleh Harland David Sanders… pernah ditolak lebih dari 1000 resto …!!! R C Macy pernah ‘jatuh bangun’ sebelum menjadi largest department store …!!! Henry Ford pernah mengalami kegagalan tiga kali sebelum sukses …!!! Last,… recovery dari kegagalan … dan kembali meraih sukses… hanya bisa dilakukan dengan long-term thinking… itu laaaagh pentingnya strategic point of view …!!! 😀
Apakah inovasi harus selalu identik dengan diferensiasi? Bagaimana agar inovasi bs menjadi berhasil? Karena kalau kita melihat contoh kasus inovasi honda dgn bebek matic-nya ternyata gagal…
inovasi memang selalu identik dengan inovasi, thus first mover …!!! By default, inovasi akan berhasil apabila didukung oleh data-data riset baik yang dpt dikuantifikasi maupun tidak. Dalam case bebek metik tidak berhasil, inovasi tersebut melawan ‘mindset’ konsumen dimana ngapain mau otomatis kok pake rantai… dimana rantai dapat kendor… terus kencengin dulu… sedangkan cvt tidak… thus melawan konsep kepraktisan …!!! Mestinya sebelum menjadi inovasi hal-hal tersebut sudah ditimbang-timbang… coz jika tidak … nggak ada value buat apa ?
mantep juragan
https://internetbermanfaat.com/mengapa-jalan-jalan-ke-inggris-dan-beberapa-negara-eropa-di-musim-dingin-bukan-sebuah-ide-yang-baik/
Fitur VVA pada motor ymh apkh bisa dsbutkan sebuah inovasi yg tidak melawan konsep kepraktisan? Pdhl pabrikan lain memilih dohc. .
VVA tidak sama dengan DOHC… SOHC 4 valvez vs DOHC 4 valvez … ini bisa setara … tooogh sama-sama 4 valvez dalam hal ini kalau bicara single cylinder …!!! VVA itu dalam case ini features tambahan yang dipasang pada SOHC 4 valvez… kalau ditanya inovasi ? jelas inovasi… kalau di mobil ada juga kok yang pake VVT etc… 😀
Oo gt .trmksh telah mncerahkan juragan.
Mantapp.
Mbit yg paling laku pake sohc juga ya, baru tau saya
Mas Juragan..
Bener nggak sih kalo yang jadi followernya itu perusahaan besar, barangnya akan sukses?, contohnya ya kalo ndak salah Apple Os itu terinspirasi dari OS-nya Xerox yang diperbaiki di sana sini?
yang paling anyar adalah mbit yg mengikuti kesuksesan Meong?
Dan apakah memang kultur perusahaan besar/market leader selalu menjadi follower karena sudah punya merk yg mumpuni, istilahnya jual kotak sabun dikasih merk dan mesin pasti laku? Dan perusahaan first mover selalu menjadi ‘innovator’ karena berpikiran kalo barang ane laku, pasti diikutin?
pertanyaan nya bagus banget…
Jawabannya… tergantung… tentu saja tergantung productnya …
Bisa benar… jika case nya sebagai contoh Honda Beat.. yang follow Yamaha Mio… akhirnya sebagai follower Honda Beat unggul…
Namun gimana dengan case Honda CS1 …??? Sebagai follower untuk ngikutin Suzuki FU dan Yamaha Jupiter MX … akhirnya gak lama Honda CS1 kelengeeer…
Kenapa kok Honda Beat unggul… Honda CS1 kelengeer… yaaagh karena productnya … value atau tidak… 😀
Oh , makasih juragan..saya kira CS1 malah mau buka cerukan baru, karena saya kira honda mencoba ‘kabur’ dari persaingan bebek sport dengan membuat CS1, anggap aja mencoba menjadi first mover di urban city sport, dengan CS1-nya dan gatot.
btw kalau biasa jadi follower, apakah akan gatot juga ya ketika menjadi first mover, jika berkaca dari kasus Cs1 tersebut?