









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… ini laaagh Indonesia… terkadang senang membikin orang susah… dan susah ketika melihat orang senang …!!! Kebijakan publik sering kali bersifat ‘silo’ … tidak melihat secara integrated… dan akhirnya bikin susah sendiri… akhirnya ‘buang-buang energi’ …!!! Lhaaa contoh nya apa vrooo …???
Lihat saza, … kebijakan pelarangan sepeda motor… disadari atau tidak… baik langsung ataupun tidak langsung… akan membuat demand terhadap motor akan menurun …!!! Konsumen secara mindset akan… ngereeem pembelian… dan jika berbicara Jabotabek… itu yang namanya share GDP nasional sekitar 25% … tinggi vrooo …!!! Jadi kalau melakukan pengereman pembelian langsung deeegh GDP growth mandeeek … berkutat di angka 5-an% … sulit menembus 6% GDP growth …!!!
Ini belum lageee… pajak progresif yang tentu akan menekan consumption… padahal kita tahu… yang namanya consumption apapun bentuknya… akan meningkatkan GDP growth …!!! Jika GDP growth tinggi… maka kemakmuran akan diraih… as simple as that …!!! Lhaaa kalau dilarang melintas… terus mau kemana-mana harus merogoh kocek lebih dalam… sudah consumption sereeet… high cost economy…. yaaagh akhirnya kemakmuran yang dicita-citakan para proklamator… semakin jauh panggang dari api …!!!
Lhaaa… sekarang pada ribuut… yaaang konferensi pers laaagh… yang teken petisi laaagh… lhaaa dari dulu juga juragan nggak sependapat kok… kalau soal pelarangan …!!! Justru hal-hal yang menghambat ekonomi tumbuh… harus disikat habis …!!! Mirip seperti tuning motor aja… hal-hal yang bisa menghambat fuel-pengapian-oksigen… dipapas… biaaar montoreee ngaciiiir …!!! Last,… mirip tuning ekonomi dengan tuning motor maaagh… tinggal mau apa ndaaak… apa mau bikin susah sendiri… yooo monggo …??? 😀
Sepertinya para pemimpin lupa… sekecil apapun usaha (kebijakan) apabila bermanfaat utk orang banyak… InsyaaLlah akan mendapat ganjaran yg lebih baik…
Saya sependapat dg juragan….!!
Ora arep mbayar pajek motor…
Luwehhh…salahe ora oleh lewat dalan gede…
# jangan di turu ya vrooh
katanya kenapa yg dilarang motor karena angkat kecelakaan terbesar adalah motor. emang kemacetan berbanding lurus sm kecelakaan ya gus?
antar stakeholder jg g sinkron..
wajib di benahi
Apa mungkin juga karena kondisi jalan di Jakarta yang sudah terlalu padat ?
Setahu saya, pelarangan motor sering-nya di Jakarta. Jarang denger (atau mungkin tidak pernah) soal ini di propinsi-propinsi lain. Contoh-nya di Kalimantan yang jalan-nya lega-lega.