









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… membahas tentang market share… sebenernya sangat terkait dengan konsep resident …!!! Dalam konsep perekonomian tertutup… hanya ada transaksi resident dengan resident … namun dalam konsep perekonomian terbuka disamping terdapat transaksi resident dengan resident, juga terdapat transaksi resident dengan non-resident …!!! Hal ini tidak terhindari… mau bicara tentang GDP atau pertumbuhan ekonomi juga masuk komponen Net Export … balik lage ada transaksi resident dengan non resident … !!! So … ini sudah berlaku dimana saza … best practices… monggo kalau ingin tahu lebih banyak … kebeeet buku makroekonomi … 😀
Naaagh… kemaren di media sosial ada yang nanya gimana potret market sportz 250cc … so spesifiknya market share nya gimana …!!! Sebagaimana terlihat pada grafik… sebenernya… market export lebih tinggi dibandingkan dengan market domestik …!!! Ogh yaaa… konsep resident disini adalah Yamaha Indonesia dibandingkan dengan Honda dan Kawsaki di Indonesia … lebih gamblangnya membandingkan revenue dari badan hukum di Indonesia …!!!
Dari total penjualan (export dan domestik red.) sebanyak 21 rebu unit selama Januari – Mei 2017…. sebanyak 53% total penjualan motor sportz 250cc… didominasi market export… dimana yang diexport adalah Yamaha R25/R3 … sisanya 47% adalah market domestik… dimana secara total… 23% dipegang oleh Honda CBR250RR, 19% dipegang oleh Kawasaki Ninja 250R dan 2% dipegang oleh Yamaha R25 penjualan domestik …!!! Mungkin banyak yang bertanya… kenapa kok export juga dihitung …???
Kalau nggak signifikan… boleh diabaikan memang… namun kalau signifikan nanti dulu… coz secara Accounting… akan bertentangan dengan konsep cost against revenue matching … yang merupakan konsep dasar Accounting …!!! So… jadi kalau gambaran market nya seperti itu… berusaha di sini dijelaskan secara komprehensif… persoalan hanya mau ngeliat domestik… atau export saza … monggo mawon…. !!! Last,… kira-kira gitu gambarannya… any question …??? Huehehehe 😀
Yamaha pahlawan devisa eeuuyyyy…..
Jadi ingat TKI di luar sanah kalau ada kata kata pahlawan devisa :))
Sebagian besar masuk jepang
Kok tau…?
Cbr d mari paling d minati, tp orang luar sono malah paling suka sm r25 dimna d negara asalnya malah ga ada yg minat?
Mungkin uda waktunya kang tri bikin post tentang market share 250cc versi global dunia akherat ya
kalau ada waktu yeeee…. huehehehe 😀
Yang saya pertanyakan kenapa cbr250rr sampai saat ini belum dijadikan produk global tembus Amerika Eropa dan negara lainnya padahal market luar lebih menggiurkan dibanding market lokal yang tiap bulan cendrung trennya pasar 250cc sport menurun.
Apakah alasan kapasitas produksi saya kira tidak *HM mempunyai paling banyak Plan dibanding Y dan dengan penjualan CBR250RR di lokal yang kisaran 700 – 1000 sebulan saya kira mesin produksinya banyak nganggurnya kalau ngak dimaksimalkan.
Kira-kira kendalanya apa Juragan??? padahal udah jadi King of ARRC dan sport 250cc dengan fitur terkini dan power terbesar. Masa sih *HM tidak PD jual Global padahal bisa Kipas-Kipas DOllar dari pada cuma niup-niup dollar dengan ekpor t Beat ke ASEAN yang nilai harganya rendah dibanding sport 250cc.
YIMM tambah kipas-kipas dollar dengan larisnya X MAX 300/250 untuk pasar Global.
Jujur pegang Dollar ditangan lebih wah dibanding pegang rupiah hehehehe
waaagh… ini kompleks bro… bukan sekedar kapasitas produksi…
monggo dilihat dan dibandingkan… struktur pemegang sahamnya seperti apa… monggo dibandingkan antara honda vs yamaha case di Indonesia…
kalau consumer punya behaviors… tentu supplier / producer juga punya behaviors… naaagh salah satu yang mempengaruhi adalah siapa pemegang saham dan berapa … apakah mayoritas atau tidak ….???
Knp R25 kok njomplang banget ya jualannya di banding ninja dan cbr?
Ini diluar kondisi yg switch ke xmax.
Apakah scr model r25 bukan selera kebanyakan biker indonesia? Atau ini pertanda memang sdh waktunya di refresh.
Atau memang yamaha lbh nyaman dg kipas kipas dolar dan relative cuek saza dg market domestik?
hueheehe dulu aah ..huehehe
Gus… Kenapa gak dibandingin antara keuntungan AHM ma Keuntunga YIMM per tahun????
Ujung ujungnya export kan duit..
harus tahu cost structure dulu bos… ini meaaagh kerjaannya kantor akuntan publik (KAP)… ada data pun juga terlalu lama analisanya… huehehehe 😀
Om tri ini curang. Klo ngomong sport 250 pasti masukin exportnya juga 😀
beda angle aza bro… disini membandingkan yamaha indonesia vs honda indonesia… berapa revenue yang masuk … kalau tidak signifikan exportnya bisa diabaikan… tapi kalau signifikan banget ya nggak bisa …!!! Di dalam accounting juga gitu… ada aspek materiality… kalau angkanya signifikan nggak boleh diabaikan… !!! Jadi prinsip x2 tsb dimasukkan dalam bahasan artikel… 😀