









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… tidak bisa dipungkiri… yang namanya jualan… siapapun yang pernah dagang… yang penting barang laku… mau dibeli oleh satu desa nya keeek… satu propinsi kek… beda pulau kek… beda negara keeek.. seng penting laku… laris manis …!!! Naaagh jika dulu ekonomi tertutup yaaagh memang bener… penjualan sekitar satu wilayah/negara aza… tapi kalau sudah ‘advance’ … yaaagh ekspor sudah tidak heran lageee… pembayaran via Letter of Credit (LC) … mau pake usance LC kek atau lainnya… yaaagh sah-sah saza …!!!
Pabrikan yang getol jualan adalah pabrikan Yamaha di Indonesia … sudah ke manca negara… sudah bisa kipas-kipas dollar… mau product Yamaha R25 atau Yamaha MT-25 …!!! Tidak mau ketinggalan… pabrikan Honda di Indonesia pun melakukan export… yaitu Honda Beat… !!! Ekspor nya rata-rata sebesar 4500 unit/bulan… yaaagh plus minus laaagh… tentu dibandingkan dengan penjualan di Indonesia yang mencapai rata-rata 160 rebu unit/bulan… tentu export sebesar 4500 unit/bulan itu maaagh… sebesar 2.7% lumayan laaagh … bisa tiup-tiup dollar …!!!
Export setidaknya bisa sebagai ‘secondary target’ apabila market domestic lage jenuh… atau perekonomian lagi lesu …!!! Selain pabrikan Yamaha dan Honda… pabrikan Suzuki juga melakukan export… motor skutiknya yaitu Suzuki Address …!!! Naaagh gimana potretnya Suzuki Address yang bisa diexport… yaaagh kita bahas di artikel mendatang… so berbicara soal export mestinya kita bangga… setidaknya ada creating value … yang bisa diraih.. walaupun brand nya menggunakan brand Asing …!!! Last,… kita bahas lebih dalam tentang marketing dan ekonomi… biar nggak terjadi pembodohan otomotif …!!! Ciaooo 😀
New scoopy yg rilis duluan di thailand jg terhitung diexpor jg dari indonesia gan?
Gan, gak pernah coba itung bukan penjualan motor, tapi dari harga? Bukan dari jumblah unit, giar makin stress si fbh
ntaaar kalau tahu banderol di negara luar… hmmmm… baru deeegh… semoga insaaaappp 😀
lah fans beha kan anti eksport
itu ke timor leste pada gak ngakuin
😆
Sebetulnya jujur aja, agak aneh sama fansboy brand tertentu.
Harusnya bisa mikir, pekerja di pabrik motor tersebut masih bisa hidup karena penjualan produknya lancar jaya.
Yg bilang mas tri mengaggung2kan brand tertentu sepertinya enggak ah, informasi yang diberikan sm mas tri berdasarkan fakta.
Harusnya bangga, produksi dlm negri bisa di ekspor ke luar, ya walaupun pabrikan jepang punya, tp kita juga nikmatin kan hasil dari penjualan mereka.