









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… market di Eropa terbilang ‘sadis’ … kalau pabrikan nggak mau inovasi… yaaa sudah siap-siap aza ‘maexit’ alias market exit …!!! Eropa memberlakukan Euro 4 di awal tahun 2017… lhaaa motor Honda CBR600RR nggak lulus… jadi kudu diubah aka diinovasi aka diriset ulang… baru deeegh boleh jualan kalau mau comply dengan Euro 4 …!!!
Belum lage soal penjualan menurun tajam… jika diawal-awal kemunculan… bisa terjual 4000-an unit setahun… tahun lalu terjual sekitar 150 unit di Inggris… dan banyak yang langsung dikirim ke Ron Haslam racing school … nggak ke dealer …!!! So,… sulit untuk bisa ‘survive’ … lha kalau dilakukan riset… butuh biaya R & D … lhaaa ujung-ujungnya kalau dibebankan ke konsumen… tambah mahal… konsumen tentu nggak mau …!!!
Naaagh berbagai kompetitor sudah mulai pindah ke 3 cylinder… soalnya biaya nya lebih murah ketimbang 4 cylinder … menjadi semakin ‘hantaman’ buat Honda CBR600RR …!!! Naaagh tentu bisa dibayangkan bagaimana jika suatu motor sudah discontinued… keberlangsungan parts… akan ada batasnya …!!! Last,… features relatif biasa… ‘tantangan’ semakin menggunung… kompetisi semakin ketat… yaaagh mungkin nggak ada pilihan… minggat dari market … betoel …??? 😀
Time will tell laghh..
buang ke indo tanpa ppnbm, jamin laris manis ekekekeke
kalo R6 gimana ya?
padahal pabrikan gede lho ….. masa ga bisa reset…. moto2 pake mesin apa ntar ?
hahaha… terbukti kalau tehnologi honda itu ketinggalan jaman…. beda dengan yamaha.. maha sempurna.. tanpa cacat…. kasta tertinggi….
” features relatif biasa… ‘tantangan’ semakin menggunung… kompetisi semakin ketat… yaaagh mungkin nggak ada pilihan… minggat dari market … betoel …??? ”
(Rudi Triatmono)