









Raden Said terus melanjutkan pengembaraannya … dan tibalah ia di suatu kecamatan di Utara Pulau Jawa… !!! Ia terperanjat… kehidupan di daerah ini … rakjat nya banyak yang miskin… banyak anak-anak kurus kering… padahal daerah ini banyak tangkapan hasil laut …!!! Lha kemana hasilnya… apa banyak yang buocooor …??? Ia pun mencari tahu … dari ngobrol-ngobrol… ia pun terperanjat… hasil tangkapan yang banyak … diambil oleh beberapa lurah… dan menurut keterangan… lurah-lurah ini disuruh oleh Pak Camat… dan Pak Camat disuruh oleh Adipati Tuban …!!! Gleeek… ia sampai tidak bisa berkata apa-apa… apa iya segitu keji nya …???
Informasi ini didapat ketika Raden Said … sedang ngupi di sebuah warung …!!! Gelagat banyak tanya dari Raden Said ini … menimbulkan kecurigaan dari sang empunya warung dan para warga sekitar …!!! Sang empunya warung memberanikan bertanya, “Siapa toh nama panjenengan …???” Pertanyaannya yang sulit dijawab… namun akhirnya Raden Said memberanikan diri dengan jujur ia berkata,”Saya Raden Said… putera Tumenggung Wilatikta …!!!” Serentak para warga langsung deeproook san menghaturkan salam hormat kepada Raden Said …!!! Raden Said pun berkata,”Sudah … monggo duduk kembali… ngupi bareng … monggo…!!!”
Desa di Palang, Gesik dan Karangagung …. para lurahnya kaya raya… sungguh kontras dengan kehidupan para warganya …!!! Apalagi Pak Camatnya… waaagh jiaaan sugih blegeduuu …!!! Setelah mengambil berbagai informasi… dari para warga… jelas sekali bahwa mereka mengambil kesempatan dengan memperkaya diri mereka sendiri …!!! Jadi yang disetorkan ke Kadipaten jumlahnya sudah dipotong… jadi mengatas namakan Tumenggung Wilatikta… memungut pajak yang lebih besar… dimana sebagian dikorup untuk keuntungan dan memperkaya diri sendiri …!!!
Ia pun melihat bagaimana para tukang pukul Ki Lurah yang merampas tangkapan para nelayan …!!! Raden Said pun gemas… melihat kelakuan para tukang pukul… setelah mendapatkan ikan… ikan-ikan itu dikelompokkan… satu kelompok merupakan jatah dan akan dikirim ke Kadipaten Tuban… dan satunya lagi buat para Lurah dan Camat… !!! Raden Said sudah tidak sabar… dan segera berkata,”Hei Kisanak… kenapa dibagi dua… apakah hanya sebagian dikirim ke Kadipaten …???” Raden Said pun mencoba menyelidik …!!!
Para Tukang Pukul pun menjawab,”Banyak omong kau Anak muda… apa urusanmu … ingin tahu kerjaan orang …???” Raden Said pun berkata,”Begini nih kelakuan mengatas namakan pajak … namun ingin memperkaya diri sendiri …!!!” Para Tukang Pukul merasa panas dan marah, “Banyak omong kau… rasakan pukulanku ini …!!!” Tiba-tiba Tukang Pukul pun menyerang Raden Said… Raden Said memiringkan tubuh sedikit … dan membalas ‘Plaaak’ tubuh besar Tukang Pukul pun … terkena hantaman dari Raden Said… dan terjatuh di tanah… mengaduh kesakitan … dan tidak bisa bangkit lageee …!!! Temannya berusaha menyerang… namun sedikit memiringkan tubuh… sapuan kaki Raden Said… membuat kuda-kuda Tukang Pukul goyah… dan jatuh dengan rasa sakit yang cukup dalam …!!!
Tiba-tiba datang Pak Lurah,… ia pun marah dan akhirnya Raden Said memperkenalkan jati dirinya … Pak Lurah pun takut …!!! Raden Said melakukan sidak… dan mendapati di rumah Pak Lurah… banyak sekali timbunan bahan makanan dan hasil tangkapan ikan laut …!!! Pak Lurah pucat… ketika Raden Said mengancam dan memberikan opsi… dibawa ke Kadipaten untuk dijebloskan ke penjara… atau tobat dan membagikan hasil tangkapan kembali ke rakjat …??? Pak Lurah memilih opsi kedua… dan seluruh bahan makanan dan hasil tangkapan laut … dibagi rata ke warganya … para warga senang …!!!
Demikian juga kelurahan-kelurahan lainnya… semua tunduk kepada Raden Said …!!! Nama Raden Said begitu terkenal… sangat perduli kepada rakjat miskin… dan membela kaum lemah ….!!! Para Lurah dan Camat bertobat… tidak berani lagi berbuat korup… mengingat janji mereka… bahwa jika mengulangi… Raden Said tidak akan segan-segan menindak… menghukum penjara bahkan membasmi mereka semua …!!! Mereka tahu… sekali janji kaum ningrat keluar… kecil kemungkinan ingkat janji …!!! Raden Said kemudian melanjutkan perjalanannya… mengembara … kemana lagee Raden Said berkelana… ikuti next episode …!!! 😀
Leave a Reply