









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… sering kita melihat terjadi perubahan harga misalnya suatu motor … sebagai response terhadap harga motor kompetitor …!!! Biasa nya dilakukan pada saat product baru yang dilaunching …!!! Naaagh… pada case suatu pabrikan yang mempunyai economic of scale yang tinggi… dengan didukung oleh marketing yang bagus… tentu punya ‘bargaining position’ dalam menentukan harga …!!! Beberapa metode yang digunakan oleh para pabrikan yang didasari oleh persaingan antara lain : Above market pricing, below market pricing, dan loss leader pricing …!!!
Above market pricing, yaitu harga yang ditetapkan lebih tinggi dari harga pasar … metode ini digunakan oleh pabrikan yang sudah punya reputasi, differensiasi product etc …!!! Jangan heran,… jika kita membandingkan motor bikin pabrikan Jepang dibandingkan motor bikinan pabrikan non-Jepang… harga nya beda … harga motor Jepang lebih tinggi …!!! Yup,… konsumen sudah percaya siiih… dan menganggap hal itu sudah lumrah… ditinjau dari reputasi, kualitas, model etc…!!! Berikutnya adalah Below Market Pricing,… harga ini biasanya digunakan pabrikan untuk bisa bersaing… dimana marketnya persaingannya sudah begitu ketat …!!! Tidak heran ketika sesama pabrikan Jepang… ada yang menjual harga lebih rendah… yaaagh biasanya 5 – 10% dari harga pesaing ….!!!
Last,.. metode terakhir terkait persaingan adalah loss leader pricing … biasanya digunakan untuk menarik konsumen untuk membeli product …!!! Bisa juga sebagai ajang promosi… dan termasuk strategy marketing …!!! Ketika dibuka penjualan suatu motor … dimana misalnya 100 pembeli pertama mendapatkan helm yang punya value… yaaagh ini seperti menambah cost …!!! Tidak heran ketika konsumen ini melihat hal ini sebagai penawaran yang menguntungkan… maka langsung berbondong-bondong untuk memesan … dan bisa dijadikan marketing campaign … dalam sekian jam misalnya ludeees …!!! Last,… masih ada pricing strategy berdasarkan demand misalnya… next artikel kita bahas …!!! 😀
Leave a Reply