









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… variabel yang mempengaruhi demand konsumen memang banyak sekali… baik varibel endogen maupun eksogen …!!! Naaagh salah satu variabel eksogen adalah faktor exchange rates … dan seperti keadaan saat ini … dimana sudah mulai menyentuh Rp. 12 rebu untuk setiap 1 USD …!!! Implikasinya apa …??? Tentu saza untuk product import … mau tidak mau harus menyesuaikan persoalan harganya … terutama jika pabrikan yang mengimport tidak melakukan ‘hedging’ … atau jika pabrikan bersedia mengurangi margin dengan tidak menaikkan harga jual …!!! Naaagh,… jika pabrikan yang mengimport … menaikkan harga jual… tentu saza ada pengaruhnya ke demand konsumen … naaagh dilematis khan bagi pabrikan yang mengimport …???
Sebaliknya bagi product local … dimana parts nya disupply dari bahan-bahan dalam negeri … yaaagh tidak terlalu terpengaruh oleh depresiasi rupiah …!!! Ada sedikit mengingat tidak 100% komponen berasal dari dalam negeri … namun tidak separah dengan pabrikan yang mengimport utuh alias CBU …!!! Monggo saza dihitung… jika rupiah terdepresiasi misalnya 10% … jika product import harus dinaikkan sebesar 10% … apa jadinya misalnya untuk motor yang harganya Rp. 53an jeti… bisa-bisa dijual seharga Rp. 58 jetian …!!! Jika pesainganya yang lokal … dijual sekitar Rp. 54 jetian (coz masih ada yang import parts nya red.) … tentu peta persaingan akan berubah … coz dengan selisih Rp. 4 jeti sudah bisa beli berbagai parts racing… jika mau untuk beli bensin non subsidi (asumsi harga Rp. 11 rebu/liter red) … sudah dapet 363 liter atau identik bisa menempuh 9 rebu km untuk motor sportz 250cc …!!!
Last,… ketika market Indonesia sangat besar… kekalahan suatu product di Indonesia… sangat signifikan terhadap sumbangan kepada principal global … so disini memang pabrikan dituntut untuk membikin product globalnya secara lokal di Indonesia …!!! Disini belum diperhitungkan tentang sentimen ‘nasionalisme’ dari konsumen Indonesia… tidak bisa dipungkiri bahwa bangsa yang besar mempunyai nasionalisme yang cukup tinggi …!!! Lihat saza,… bangsa Jepang dulu mengkonsumsi product-product lokal… walau product Eropa membanjiri negara nya …!!! Disini bargaining position konsumen akan semakin tinggi… dan jika konsumen Indonesia semakin berpihak kepada ‘product local dan global’ … maka tahapan Indonesia menjadi negara yang kuat di industri otomotif… sudah didepan mata … semoga Indonesia semakin jaya …!!! Ciaaooo 😀
Leave a Reply