









Dear kanjeng pembaca sekalian,… mungkin bagi pabrikan mangkel sampe ke ndas ubun-ubun… ketika terjadi persaingan misalnya antara Honda CB150R vs Yamaha NVL … penggunaan tutup tangki jendol di Honda CB150R … habis-habisan di kritisi… di-bully oleh para tifosi sosial media …!!! Mungkin jika dipikirkan saat itu… kok iseng amat… duuugh ngurang-ngurangin value aza atas product yang mau bersaing dengan kompetitor ..!!! Pabrikan pun geleng-geleng kepala … namun disadari atau tidak… kritisi tentang tutup tangki jendol yang cukup ‘keras’ … sampai muncul istilah ‘tutup tangki jendol’ … membuat gerah dan akhirnya pabrikan akan memperbaiki productnya menggunakan tutup tangki flat.. untuk product facelift mendatang …!!!
So… peranan tifosi dalam hal ini mirip seorang dokter… lho kok seperti seorang dokter …??? Dokter akan memberikan obat kepada pasien… terkadang obatnya begitu perih seperti disileeet …!!! Juragan ingat ketika kudu opname… setelah selesai operasi… untuk mengeringkan luka dalam … ada suntikan (mbuugh namanya opo red.)… ketika suntikan itu masuk… nadi seperti disileeet… dan proses itu berulang-ulang bisa 3 kali dalam sehari… dan beberapa hari …!!! Dokter walau begitu tidak dicaci maki.. malah dibayar… diapresiasi… dan akhirnya pun pasien sembuh tidak sakit lageee …!!!
Naaagh,… hasil yang dilakukan para tifosi mirip seperti dokter… dalam artian akhirnya pabrikan insaf… tutup tangki jendol akan musnah… konsumen akan mendapatkan product yang lebih baik… terjadi improvement terus-menerus pada product …!!! Bedanya dengan dokter adalah… para tifosi harus siap menerima caci maki… karena perbedaan pendapat… walau perbedaan pendapat dijamiin oleh UUD …!!! Indonesia memang masih perlu belajar… untuk bisa menghargai perbedaan pendapat… memang maunya sih bagus-bagus saza dari sisi pabrikan …!!! Namun jika langkah itu yang ditempuh… nggak ada namanya istilah check and balance… nggak ada namanya trias politika… nggak ada kamus istilah kritisi dan perbedaan pendapat …!!! Jangan kan kita yang masih jauh dari kesempurnaan… kanjeng sunan saza pernah terjadi perbedaan pendapat dengan para sunan lainnya …!!! Last,… jika akhirnya tutup tangki jendol punah… tidak dapat dipungkiri para tifosi memberikan sumbangan bagi industri otomotif Indonesia… walau untuk itu ia siap dicaci maki… mung yooo Gusti Allah ora sare… akan memberikan gantinya dalam bentuk lain … coz dalam ‘hukum alam’ akan selalu ada keseimbangan… layaknya siang dan malam… sedih dan senang… suka dan duka …!!! Adios amigos… parantooos… ngoahahaha ….
Leave a Reply