









Well,… namanya motor sportz fairing tidak terpisahkan dengan balapan di circuit …!!! Lha wong memang ‘aura’ sportz fairing yaaagh punya power dan akselerasi yang yahuuud… dan memang salah satu tujuan diciptakan motor ini adalah untuk balapan …!!! Naaagh… yang namanya balapan … tentu ada efek marketingnya … coz jika menang balapan bisa digunakan sebagai positif campaign untuk mem-boost penjualan… !!! Ketika menang balapan… tentu saza terjadi ‘break even point’… dimana semakin derasnya penjualan berkat positif campaign ini… investasi yang dikeluarkan untuk balapan… ‘tertutup’ dengan margin yang besar berkat economic of scale penjualan …!!! Jika ‘buntung’ alias kalah… yaaagh yang terjadi sebaliknya … semakin ‘kisut’ dalam penjualan …!!!
Naaagh… motor Yamaha R25 saat ini terlihat begitu ‘superior’ … dari sisi power standard aza paling tertinggi di kelasnya demikian pula torsi maksimum …!!! Berbagai video pengukuran top speed ‘standard’ bikin kagum tidak hanya konsumen dalam negeri.. namun juga luar negeri …!!! So,… jika terjadi balapan… tentu Yamaha R25 akan berlaga dengan kompetitor yaitu Kawasaki Ninja 250R dan Honda CBR 250R …!!! Naaagh,.. tentu dari sudut pandang pabrikan Yamaha… ingin kalau terjun di dunia balap… yaaagh kudu menang… agar ‘stempel’ berbagai video dan ulasan… seperti mendapat pengesahan semua pihak …!!!
Disisi lain… kompetitor yang kalah dari sisi specs dan berbagai ulasan baik artikel dan video… ingin membalikkan keadaan … supaya ‘superioritas’ Yamaha R25 terbendung …!!! Yaaagh tentu wajar saza keinginan ini … yang namanya tanding… yooo kudu ada impian untuk menang… ya thooo …??? Naaagh persoalannya adalah bagaimana cara bertandingnya … ini pertanyaannya …!!! Kalau dari sisi kompetitor … pasti ingin agar ada regulasi yang menguntungkan kompetitor… !!! Ingat case balapan 2 cylinder vs 1 cylinder… dimana motor 2 cylinder di punish dengan ‘barbel’ … dengan alasan berat laaagh dan cylinder beda laaagh etc …!!!
Faktor ini laaagh yang harus disikapi secara hati-hati bagi pabrikan Yamaha … yaaagh kalau nggak kasus ‘barbel’ bisa terulang… kestabilan weight distribution jadi morat-marit … keunggulan power-to-weight ratio jadi buyar… dan Yamaha R25 bisa tinggal nama …!!! Lhaaa karena balapan menyangkut impac dari sisi marketing… maka perlu diperhatikan mindset konsumen tentang ini …!!! Mindset konsumen simple aza… pengennya balapan nggak banyak aturan… motor standard cuma boleh ganti ban dan exhasut .. selebihnya standard … yaaagh macam superstock laaagh …!!! Lhaa kalau disebut ‘nggak adil’ dong persoalan cylinder nya khan beda …!!! Boleh saza argument seperti itu… namun konsumen nggak perduli… salahnya pabrikan bikin engine beda …!!! Mirip seperti ajang balapan lari… khan nggak diatur tinggi badan harus sekian… yaaagh ini mirip-mirip seperti itu …!!!
Last,… semakin mendekati motor ‘jualan’ aka harian dalam artian minim modifikasi… maka semakin tinggi impactnya ke marketing …!!! So,… posisi Yamaha R25 yang sudah ‘diatas’ punya daya tawar tersendiri terhadap regulasi… kalau nggak mau lebih bagus ‘shadow race’ aza .. alias OMR …!!! Jika ditanya … lho berarti takut dong Yamaha R25 turun balapan… yaaagh konsumen akan maklum… daripada ‘dikerjain’ oleh regulasi disuruh bawa ‘beras’ mending OMR aza … glodaaagh jawabnya …!!!
Leave a Reply