









Well,… Yamaha R25 memang menggunakan compression ratio yang tinggi… ditambah dengan downdraft intake manifold… tentu saza power yang dihasilkan tertinggi di kelasnya …!!! Naaagh jika sudah begini .. faktor connecting rods sangat penting … kalau nggak yooo ambroool engine nya …!!! Naaagh connecting rods yang digunakan pada Yamaha R25 agak beda… prosesnya dilakukan dengan cara carburized quenching …!!!
Carburized and quenching adalah proses yang dilakukan dengan cara memanaskan dan menambahkan unsur carbon yang bertujuan untuk semakin memperkuat connecting rods tadi …!!! Naaagh ketika sedang proses langsung didinginkan … dan hasilnya tercipta connecting rods yang kuat …!!! Dari bahan-bahan yang digunakan seperti forged piston, diasil cylinder plus carburized quenching connecting rods… Yamaha R25 ini siap banget kalau mau dioprek … mau diganti ECU nya … ditambah lagi compression ratio… yooo bisa-bisa saza …!!!
Dari sisi pengapian memang menarik menggunakan 180 degree crankshaft … ada beberapa advantage… pertama adalah ketika 1 piston terjadi ledakan pembakaran… sewaktu piston tersebut berada di TMB… langsung piston yang satu lagi yang telah berada pada TMA langsung terjadi ledakan pembakaran …!!! Naaah dengan 180 degree crankshaft … mengurangi terjadinya ‘pumping loss’ karena faktor friksi yang terjadi …!!! Selain itu… karena pemilihannya 180 degree crankshaft lebih mudah dalam hal shaft balancer… dan impactnya vibrasi lebih minim… dan engine terlihat lebih kompak/ringkas …!!! Ujung-ujungnya bobot lebih ringan dan power to weight ratio lebih besar … so masih ada beberapa fitur yang belum dibahas …!!! So stay tuned … ciaaaooo … 😀
Leave a Reply