









Well,… seringkali ketika suatu information system … dalam hal ini aplikasi yang berfungsi sebagai strategic function … diharapkan untuk mendongkrak revenue perusahaan … nggak bisa menjadi kenyataan …!!! Yaaagh… ketika suatu product sukses di market … dan konsumen berbondong-bondong ingin memesan secara online … aplikasi yang nggak ‘siap’ … bisa berakibat adanya potential loss dari sisi revenue perusahaan …!!! So … bagaimana mengatasinya …??? 😀
Okeee … juragan mau share sedikit experience yang juragan punya dalam menghandle ‘big data’ …!!! So pertama menghitung capacity planning dari end-to-end …!!! Disini ketika aplikasi itu 3-tier ada web, ada apps, dan database … maka sizing yang dilakukan kudu benar … tentu soal bandwidth network juga dihitung …!!! Web/app server kudu didesign multi node dengan implementasi load balancing …!!! Jadi nggak ‘gantung kepuh’ di satu mesin saza … dan load balancing yang digunakan bisa appliance … sehingga ketika dirasakan perlu ditambah node … tinggal assign satu server lageee … habis perkara …!!!
Naaagh … setiap web/apps server pasti terhubung ke database server …!!! Naaagh disini ada ‘connection’ … ntaaagh sifatnya native ataupun melalui ODBC …!!! Database pun kudu didesign ‘pas’ dengan demand yang diprediksi …!!! Penerapan datbase yang bersifat cluster … terutama aktif-aktif clustering … sangat membantu dalam menghandle huge data …!!! Apalagi penggunaan database server yang ‘special purposes’ yang bisa punya fitur seperti smart flash cache, hybrid columnar etc … yooo nggak khawatir akses yang tinggi …!!! Last,… terasa bahwa information technology bisa dijadikan strategic function … tertutama dalam mem-boost revenue … iya thoooo …??? 😀
Leave a Reply