









Well,… sepak terjang pabrikan Kawasaki dengan membrojolkan Kawasaki Ninja 250RR Mono … cukup menggegerkan jagad permotoran Nasional …!!! Bukan persoalan spec terutama… namun dari sisi pricing strategy… dimana terlihat lebih murah daripada motor sport fairing 150cc …!!! Disini terlihat ‘predatory price’ nya… dimana dengan harga lebih murah namun mendapatkan displacement lebih besar… thuus ini semacam ‘viagra’ terkait dengan penjualan di market …!!! Naaagh… ‘kartu’ belum terbuka semua… dimana masih ada Yamaha R25 dan Yamaha R15 … yang bisa menciptakan ‘probabilitas’ shifting demand …!!! Naaagh untuk artikel ini … akan dibahas tentang Yamaha R25 dilihat dari berbagai ‘simulasi’ harga… berikut ulasannya …!!!
Terdapat 3 (tiga) opsi pilihan … yaitu (i) Konservatif, (ii) Aggresive (iii) Responsif… mari kita bahas yang pertama dulu …!!! Kalau konservatif… yaaagh tinggal dicari harga Kawasaki Ninja 250R Fi atau Honda CBR 250R berapa … yaaagh harganya ‘menempel’ disekitaran situ …!!! Yaaagh pasarannya sekitar Rp. 49 jeti… so pemilihan harga ini akan mempunyai efek nggak terlalu banyak …!!! Pemilihan strategy ini tidak serta merta … mem-bumihangus-kan kompetitor …!!! Apalagi kalau bersaing dengan Ninja 250R Fi… jatuhnya lebih kearah pilihan ‘design’ … kalau spek dan lain-lain yaaagh 11-12 laaagh …!!!
Pemilihan opsi berikutnya yang agak ‘extrem’ adalah Aggresive… dimana pricing strategy nya ‘menempel’ pada Ninja 250RR Mono …!!! Implikasinya apa …??? Yaaagh jelas… dengan harga yang relatif sama… konsumen akan mendapatkan lebih banyak engine cylinder …!!! So,… ini seperti ‘senjata makan tuan’ pabrikan Kawasaki jika dipilih …!!! Coz Kawasaki juga menerapkan hal serupa pada Ninja 250R Fi yang 2 cylinder … ketika bertempur dengan Honda CBR 250R …!!! Implikasi nya apa …??? Jika pabrikan Yamaha berani,… ini seperti mem-bumihangus-kan 2 pabrikan sekaligus …!!! Market motor Indonesia akan geger… dan konsumen akan semakin memburu Yamaha R25 ini… dan brand equity Yamaha bakalan melambung… coz sebagai pemain ‘terakhir’ Yamaha R25 seperti Julius Cesar… ‘Vini, Vidi, Vici’ … juuur kukut dagangan pabrikan lain …!!!
Last,… strategy responsif… dimana pricing strategy nya ‘tengah-tengah’ … yaaag antara Rp. 44 – 45 jeti …!!! Strategy ini … lebih kepada penekanan ‘menghabisi’ sesama kompetitor 2 cylinder … dan berharap juga ada shifting demand dari konsumen yang akan membeli Kawasaki Ninja 250R Mono …!!! Memang pilihan mana yang dipilih pasti ada pro dan cons nya… di sisi lain ada opportunity untuk bermain di strategy growth sekaligus ‘mengeluarkan’ kompetitor dari market… dan membangun ‘barrier to entry’ …!!! Pricing mana yang dipilih… yaaagh kita tunggu saza… okeeey …???
Leave a Reply