









Well,… ada 2 event yang Juragan ROndO ikuti… pertama adalah gelaran pabrikan Honda tentang training CBR 250R… dan yang kedua adalah gelaran Kejurnas 250cc di Sentul …!!! Pada event pertama,… jelas bahwa motor Honda CBR 250R diterangkan sarat dengan teknologi canggih seperti injeksi dengan berbagai sensor, dan combine ABS … !!! So… dari sisi DNA yang dikeluarkan memang… tidak mudah untuk mengoprek CBR 250R… sehingga settingan memang diarahkan kepada settingan pabrikan… yang lebih menitikberatkan kepada keiritan, ramah lingkungan, ataupun mudah perawatan melalui diagnostic tools …!!! 😀
So… dari sini memang Honda CBR 250R bukan diarahkan untuk balapaaan… terlebih pada gelaran Kejurnas 250cc … terlihat jelas kok susah motor Honda CBR 250R untuk bisa masuk ke podium …!!! Terlihat banget… dari sisi best lap time… motor Honda CBR 250R relatif lebih lambat 5 detik… ketimbang Ninja 250R… sewaktu fight di Sentul …!!! Dari sini terlihat ‘arah’ pabrikan Honda memang kearah sport touring… penggunaan di dalam kota… sangat tidak cocok untuk konsumen yang ‘speed freak’ …!!! Juga tidak cocok bagi konsumen yang suka ngoprek… yang seneng main ngerubah carbu… mainin air filter etc… !!!
Dari DNA motor Honda CBR 250R ini… lebih menyasar kepada konsumen yang nggak suka neko-neko… nggak suka ngebuut… !!! Konsumen motor Honda ini… lebih kearah konsumen yang seneng ‘maaat’ke’ alias menikmati motor dengan tidak kenceng… seneng kecanggihan… kalau ke bengkel tinggal tojos sana… tojos sini… sudah diketahui penyakitnya apa… tinggal tindakan nya saza… alias penggantian partz… !!! So… memang dilematis… disatu sisi konsumen banyak yang seneng tentang motorsportz… yang identik dengan ‘speed freak’… disatu sisi ‘direction’ pabrikan terhadap motor ini… lebih kearah kecanggihan, keiritan, dan perawatan …!!! So… apa bisa sekali dayung 2 target terpenuhi… apa mesti ‘turun’ HRC Japan untuk mensetup motor Honda single cylinder ini …??? 😀
Leave a Reply