









Well,… bagi praktisi marketing salah satu tactical strategy adalah melakukan 360 degree of marketing … !!! Opo kuwiii… ??? Yaagh gampangnya melakukan komunikasi kepada konsumen melalui berbagai media channel komunikasi… dari pertama konsumen itu bangun… sampai tiduur kalau perlu sampai mimpi sekalian… yang ia denger cuma misalnya product motor Z …!!! Dari nyalain TV … eeegh ada iklannya motor Z… dari pergi ke kampus eeeggh denger di radio tentang motor Z… buka internet ada lageee iklannya… baca koran ketemu lageee iklan motor Z… sampai mau kongkow-kongkow dengan temen… eghhh temennya ngajakin ke event motor Z …!!! So maksud’e opo …??? 😀
Yaagh,… tentu jika hanya mendengar motor Z… misalnya motor Z paling kuenceng laagh, motor Z paling iriiit laaagh, motor Z after sales service bagus laagh, motor Z paling keren laaagh,… pokoke ambil semua laaagh yang positif-positif … so di mindset konsumen tentu yang ada di kepalanya adalah motor Z …!!! Yang lain apa ndaak terpikir… ??? Lha wong ndak kenal maka ndak sayang tho …??? Cara ini memang cukup jitu… pada era-era marketing yang bergerak secara top-down… namun jika sekarang modelnya sudah web marketing 2.0… yang lebih kearah horizontal dan community based… tentu cara 360 degree marketing… menemui lawan yang cukup tangguh …!!! Ditanya kenapa …???
Berbeda dengan 360 degree of marketing,… cara web marketing 2.0, dimungkinkan terjadinya diskusi secara interaktif dengan berbagai konsumen … dimana hal ini tidak terjadi pada 360 degree marketing …!!! Web Marketing 2.0 lebih kearah diskusi menggunakan rasio / nalar… sedangkan 360 degree of marketing lebih bersifat 1 arah dan dogmatis… !!! Produsen lebih mudah menguasai channel communication yang bersifat ‘traditional’ … sedangkan yang bersifat web marketing agak susah dikuasai… coz bersifat personal, individu …bahkan sering kali anonymous …!!! Terus,… gimana donk pabrikan mengatasi trend web marketing itu… jika susah diatur …??? Yup,… memasukkan agent yang cukup ‘pintar’ untuk tetap bisa melakukan 360 degree of marketing… !!!
Last,… repotnya agent tersebut kudu ‘pintar’ itu adalah bisa membaca situasi… kudu mempunyai argument yang bersifat logik / nalar …!!! Jika hanya menyerukan hal yang bersifat dogmatis… tidak akan mempan … coz forum diskusi akan menjudge bahwa argumentnya tidak relevan… ataupun mindset konsumen tidak terpengaruh …!!! Jalannya diskusi sebagai ‘olah raga mindset’ sangat dipengaruhi oleh kepiawaian author …!!! Lha… author nya khan bisa ‘dibeli’ mas …??? Yup … probability nya pasti ada… dan biasanya jika sudah ‘tergadai’ … artikelnya bersifat pemberitaan… tidak ada kritik… tidak ada fakta / data… dan lebih bersifat dogmatis… coz sudah menjadi bagian dari 360 degree of marketing …!!! Yang jadi korban siapaaaa …??? Yaagh lage-lage konsumen… coz membeli sesuatu yang tidak 100% sesuai fakta… !!! 😀
Leave a Reply