









Kuda Panembahan Senopati sejak tadi siang.. sudah mati… namun menjelang sore baru Ki Juru Mertani tahu dan menegur,… “Ananda Senopati,… kudamu itu sudah mati kenapa masih kau naiki …???”. Seketika kelojotan dan robohlaah kuda Panembahan Senopati. Panembahan Senopati pun melompat… agak mangkel juga… “Paman,… iyooo… iyooo… kudaku ini sudah mati dari siang… dan baru roboh sekarang… gara-gara Paman tegur …!!!”. Memang Panembahan Senopati bermaksud berperang sambil numpak montor… eeeegh maksud’e sambil nunggang kudaaa …!!! Lagi males… kalau jalan kaki… oleh sebab itu ia gunakan ilmu kesaktiannya agar kuda nya itu tetep bisa berjalan… !!! Namun seketika ilmu yang digunakan ‘musnah’ berkat teguran Ki Juru Mertani …!!! 😀
Yaaagh terpaksa daaagh, Panembahan Senopati melanjutkan gempurannya dengan jalan kaki … menuju ke keraton Madiun …!!! Dengan ngamuknya Panembahan Senopati… akhirnya kekuatan Madiun dan Bang Wetan takluk dan sebagaian memilih lari tunggang langgang …!!! Bupati Madiun marah-marah… merasa dikerjai oleh Panembahan Senopati … !!! Masih tergiang ucapan manis Nyai Adisara… duuuugh ia menyesali kok gampangnya ia merasa terperdaya oleh Panembahan Senopati… melalui kerlingan Nyai Adisara …!!!
Bupati Madiun terpaksa mengungsi dan meninggalkan keraton …tempat semula ia berkuasa …!!! Ia pun berkata kepada putri nya Retno Jumilah, “Anakku … ketahuilah sesungguhnya Panembahan Senopati menggempur Madiun hanya karena ingin mempersuntingmu. Ia berniat memilikimu …!!! Anakku… balaslah sakit hati Ayahandamu ini… atas kelakuan busuk Panembahan Senopati itu …!!!”. Bupati Madiun melepaskan keris pusakanya yang terselip di pinggang kepada anaknya Retno Jumilah …!!!
“Jika kamu bertemu dengan Panembahan Senopati,… seranglah ia dengan keris pusaka ku ini… Kyai Gumarang …!!! Ia akan menemui kematiannya jika terkena tusukan keris pusaka ku ini …!!!, begitu kata Bupati Madiun kepada anaknya …!!! Retno Jumilah terharu… dan ia bertanya kepada Ayahandanya… “Ayahanda,… apakah Ayahanda akan meninggalkan ananda sendirian di Madiun ini …???”. Dugggh terharu Bupati Madiun atas pertanyaan anaknya ini… dan ia pun berkata, “Hanya dengan cara ini… kita bisa membalas sakit hati… terperdaya oleh siasat Panembahan Senopati… anakku… !!!”.
Last,… apakah Retno Jumilah bisa mengemban misi yang diberikan oleh Ayahandanya Bupati Madiun… dan berhasil menusuk keris Kyai Gumarang di tubuh Panembahan Senopati… ??? Nantikan episode berikutnya… so stay tuneeeed …. !!! 😀
Link Terkait :
Leave a Reply