









Sultan Hadiwijaya,… telah menyadari bahwa ‘Matahari’ nya mulai redup …!!! Setelah keinginannya untuk ziarah ke makam Sunan Tembayat tidak terwujud… Sultan Hadiwijaya melanjutkan perjalanan pulang ke Pajang …!!! Ditengah perjalanan… gajah yang dikendarainya… tiba-tiba saza mengamuk dan lepas kendali… !!! Kanjeng Sultan pun terjatuh dari gajah… dan malang bagi Sultan… yang biasanya begitu terlihat sakti dan gagah… mulai terasa kesakitan… akibat jatuh dari gajah tersebut …!!! Ia pun terpaksa di tandu… karena tidak mungkin bagi Kanjeng Sultan untuk tetap naik gajah …!!! Seluruh rombongan terasa mengalami kesedihan yang amat sangat… !!! Sudah mengalami ‘kekalahan’ dari Mataram… terpaksa pula pulang ke Pajang.. dengan menandu junjungan mereka,… Kanjeng Sultan Hadiwijaya …!!! 😀
Perihal jatuhnya Sultan Hadiwijaya pun… tidak luput dari tangkapan telik sandi Mataram …!!! Panembahan Senopati mengetahui hal itu… dan ia merasa sangat sedih… !!! Masih terbayang… bahwa ia dan ayah angkatnya… hampir terjadi pertempuran… dan ia tidak sanggup untuk melawan ayah angkatnya itu…!!! Masih teringat sangat jelas,… betapa ayah angkatnya itu… begitu sayang dengannya… ia pun diajari berbagai ilmu kanuragan dan kesaktian… !!! Bahkan ia merasa… curahan kasih sayang Sultan Hadiwijaya begitu besar padanya… dibandingkan dengan anak kandungnya sendiri …!!!
Panembahan Senopati… cukup kalut mendengar berita tersebut,.. dan ia memutuskan untuk menjenguk ayah angkatnya itu… !!! Buru-buru ia memacu kudanya… disertai kawalan 40 prajurit pilih tanding Mataram …!!! Ia pun siap … jika ia harus menerima hukuman dari ayah angkatnya itu… sekaligus guru yang ia cintai … !!! Gerak-gerik Panembahan Senopatipun… tertangkap pula oleh telik sandi pasukan Pajang… !!! Lengkap pula informasi bahwa Panembahan Senopati hanya dikawal prajurit sebanyak 40 orang …!!!
Pangeran Benawa melihat adanya oportunity… bahwa mumpung pasukan Mataram cuma 40 orang,… ia yakin dengan bantuan Adipati Tuban, Patih Mancanegara dan prajurit yang lebih besar… ia optimis dapat meringkus Panembahan Senopati… !!! Ia pun bertanya kepada Sultan Hadiwijaya,.. “Jika ayahanda berkenan,.. hamba akan menumpas Panembahan Senopati… mengingat ia cuma dikawal dengan 40 orang… !!! Hamba optimis bisa meringkus Panembahan Senopati… jika ayahanda merestui …!!”
Kanjeng Sultan Hadiwijaya pun sambil tersenyum … iapun berkata, “Anakku,… apakah engkau akan menumpas kakang mu… ??? Ketahuilah anakku,… Panembahan Senopati yang akan menggantikan ayahandamu ini… sepeninggalan ku nanti…!!! Jangan sekali-kali engkau berani melawan kakangmu itu…!!! Kakang mu itu… hanya mengiringi dan mengawal kepulanganku ke Pajang …!!! Itu bentuk hormat dan bakti… ia kepada Ayahandamu ini… !!! Apakah engkau akan menumpasnya …??? Sekali-kali… jangan anakku… !!! Panembahan Senopati … yang akan menjadi Matahari di Pulau Jawa ini …!!! Tidak ada matahari kembar… yang bersinar di atas Pulau Jawa ini …!!!”
Pangeran Benawa, Patih Mancanegara, Adipati Tuban.. dan seluruh prajurit yang hadir.. begitu sedih mendengar pernyataan dari Kanjeng Sultan… !!! Ini merupakan tanda-tanda… bahwa Kanjeng Sultan Hadiwijaya.. tidak lama lagi akan mangkat…!!! 😀
Link terkait :
Leave a Reply