









Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…. !!! Setelah sebelumnya membahas sekilas mengenai puasa,… berikut membahas hal-hal yang membatalkan puasa … !!! Pertama, hal yang membatalkan puasa adalah Makan dan minum dengan sengaja. Bagaimana kalau bener-bener lupa … ??? Yaaagh jawabnya ndak apa-apa… ndaaak batal puasanya… sebagaimana hadist berikut :
Barang siapa yang lupa – padahal ia berpuasa – lalu ia makan atau minum, maka hendaklah dilanjutkannya puasanya. Karena bahwasanya ia diberi makan, diberi minum oleh Allah (Riwayat jema’ah)
(2) Muntah dengan sengaja… maka ia wajib mengkadha. Namun jika tidak sengaja atau terpaksa muntah… yaaagh puasanya ndak batal … !!!
Barang siapa didesak oleh muntah, ia tidak wajib mengkadha. tetapi siapa yang menyengaja muntah hendaklah ia mengkadha. (Riwayat Ahmad, Abu Daud).
(3) Bila seseorang haid dan atau nifas, walau sebentar tinggal dikit lagi berbuka… tetep saza batal puasanya. (4) Mengeluarkan mani atau sperma, maka membatalkan puasa dan wajib mengkadha. (5) Berniat berbuka,… maka hal ini sudah jelas batal puasanya. Kok bisa batal … ??? Sebab karena niat adalah salah satu rukun puasa, maka jika niat nya sudah berbuka… yaaagh otomatis ndaaak puasa lagi .. .!!!!
(6) Melakukan senggama, maka ia wajib mengkadha plus kafarat … !!! Dadi disamping mengganti puasanya ditambah ‘denda’ …. !!! Sebagaimana hadist berikut :
Bahwa seseorang laki-laki berbuka pada bulan Ramadhan, Rasulullah SAW menyuruhnya membayar kafarat dengan memerdekakan seorang budak, atau berpuasa selama dua bulan terus menerus atau memberi makan kepada enam puluh orang miskin (Riwayat Muslim).
Wabillahi taufik wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply