









written by Japra
Yamaha RZ 250 diperkenalkan ke publik pertama kali di tahun 1979 pada Tokyo Motor Show yang ke 23, sedikit kontroversial mengingat tahun 70an adalah tahun-tahun “lesu” buat pabrikan motor Jepang untuk mengembangkan produksi motor 2 tak karena US EPA (Environmental Protection Agency) mengumumkan regulasi baru lingkungan hidup yang intinya bisa memangkas habis pasar motor 2 tak buatan Jepang di pasar Amerika… !!! 😀
Yamaha Motor Company (YMC) Jepang memang terbilang “nekat” dengan meluncurkan RZ 250 ini, tapi kenekatan itu berbuah manis, karena pada Tokyo Motor Show tahun 1979 itu stand Yamaha dipenuhi pengunjung yang rela berjejal untuk sekedar melihat bahkan langsung pesan 1 unit RZ 250 ini.
Bukan tak beralasan YMC memproduksi RZ 250, memang pasar Amerika sulit ditembus tapi pasar Eropa begitu menjanjikan, tersirat kabar pada akhir tahun 70an, bule-bule Eropa memang sedang “haus-hausnya” akan motor light sport sejati…..mungkin keadaannya mirip dengan di negri kita tercinta yang saat ini sedang “haus-hausnya” akan motor sport berstandard internasional…
Motor dengan kapasitas mesin 247 cc, 2 langkah berpendingin liquid ini akhirnya resmi di pasarkan di Jepang pada bulan Agustus tahun 1980 dengan kode produksi 4L3. Ditahun yang sama, motor yang dikenal juga dengan type RD250 LC di pasarkan pula di Eropa dengan kode produksi 4L1. Sekedar informasi, embel-embel “LC” pada varian yang dipasarkan di Eropa adalah kepanjangan dari “Liquid Cooled”, mengingat pasar Eropa sudah mengenal pendahulu type RD ini yang berpendingin udara.
Pemasok bahan bakar motor ini dipercayakan pada sepasang karburator Mikuni VM26SS (26 mm) dengan pengaraturan membran sebelum masuk ke ruang bakar motor ini. Dengan kapasitas tanki sebanyak 17 liter dan pemakaian 1 liter bahan bakar untuk setiap 17 km, maka kalau tanki di-isi puuool motor ini bisa dipakai jalan santai lebih dari 250 km!! Tapi kalau digeber sampai kecepatan maximum 160 km/ jam, pastinya jarak tempuh akan menjadi lebih pendek lah…
Diawal kiprahnya RZ 250 ini memang belum dilengkapi dengan YPVS (Yamaha Power Valve System), tapi mesin parallel twin cylinder dengan diameter x langkah 54 x 54 mm dan kompresi rasionya 6.2 : 1 yang dicangkok pada rangka double crade itu dapat menghasilkan tenaga sebesar 35 HP pada putaran 8000 per menit, dengan torsi maksimum sebesar 3.0 kg-m pada putaran yang sama. Bukan lumayan lagi, mengingat berat motor ini “cuma” 139 kg.
Baru pada produksi tahun 1983 dengan type RZ 250 R (kode produksi 29L), sistim YPVS dijejali sebagai piranti standard motor ini. Otomatis power pun meningkat dari semula 35 HP menjadi 43 HP !!!. Konon kabarnya banyak rider pemula di Jepang yang kaget karena begitu throttle di bejek dan putaran mesin melewati angka 6000 per menit, motor ini serasa akan melompat, tenaganya menjadi liar….siap diajak kebut-kebutan melawan motor bermesin 400 cc 4 tak sekalipun…..oleh karenanya RZ 250 R di Jepang sempat dijuluki “the 400 eater !!”
Transmisi pada motor ini mengadopsi sistim 6 tingkat percepatan dan penggerak akhir rantai untuk memutar flame-image cast wheel (pelek sabit) yang dibalut dengan ban ukuran 3.00-18 di depan dan 3.50-18 di belakang. Sistim pengereman masih mempercayakan single disk di depan dan rem tromol (drum) dibelakang untuk edisi pertama RZ 250.
Sistem pengereman ini kemudian diperbaharui dengan double disk di depan dan single disk di belakang pada RZ 250 R keluaran tahun 1983 dan seterusnya, begitu pula dengan bentuk peleknya diperbaharui menjadi lebih sporty.
Yang menarik dari motor ini adalah suspensi belakangnya karena pada RZ 250 inilah pertama kali Yamaha mengaplikasi sistim “Monocross Suspension” pada motor sport produksi masal mereka.
RZ 250 terus berevolusi seiring dengan berjalannya waktu, hingga “akhir hayatnya” di tahun 1990. Perubahan bentuk dan peningkatan power mewarnai perkembangan motor ini pada setiap generasinya.
Tercatat kurang lebih ada 10 jenis varian RZ 250 yang berbeda dengan power yang bervariasi dari 35 HP sampai 48 HP. Varian dengan power terbesar tersebut bisa ditemui pada type RZ 250 R keluaran tahun 1985 (kode produksi 1GA) dan varian RZ 250 F keluaran tahun 1986 (kode produksi 1XH) keduanya khusus untuk pasar Australia.
Seperti diakui YMC Jepang sendiri, basis mesin RZ 250 ini-lah yang kemudian di kembangkan menjadi basis mesin motor Yamaha TZR series sebagai generasi penerusnya, bahkan diadopsi juga untuk mesin balap Yamaha TZ series yang tahun ini akan dicoba Doni Tata dalam ajang moto GP kelas 250cc.
Memang RZ 250 bukanlah motor sport 2 tak Yamaha pertama, tapi dengan lahirnya RZ 250, pamor motor bermesin 2 tak telah naik kembali, sejarahpun telah dirubah, inilah cikal bakal motor sport 2 tak sejati !!!
Leave a Reply