









Yup.. gue bisa sebut ini fantastis…!!! Sebagaimana elo liat di gambar diatas, ini salah satu strategi marketing dengan programnya ‘Yamaha Religi’. Artinya, yamaha tahu betul bahwa rakyat Indonesia yang mayoritas muslim, bisa diapproach dengan pendekatan religius. Gue liat program ‘Yamaha Religi’ melakukan road show ke berbagai kota, artinya dengan melakukan hal ini pengaruh / influence kepada konsumen akan semakin mengena. Bahkan para ‘makmum’ itu.. akan mencontoh apa yang dilakukan sang Kyai / Ustadz ataupun sang Habib. Gue teringet di kalangan Kyai, sarung BHS itu udah yang paling oke nya… jadi banyak yang pake sarung merk tersebut..ngikutin sang Kyai (gue sendiri punya beberapa sarung BHS … 😀 ). So dapat dibayangkan gimana influence / multiplier effect dari strategy tersebut… Coba compare ..berapa ATPM yang menggunakan pendekatan ini… ??? Kebanyakan mengambil model kawula muda … si A atau si B… 😛
Strategy marketing kedua, adalah mensponsori MotoGP… (siapa rider yang nggak nonton MotoGP)… dan ini konsisten.. artinya.. nggak TV7 yang ada yamaha, ataupun Star sport / ESPN selalu saja ada iklan Yamaha… kalau di TV lokal motonya ‘selalu terdepan’, kalau di TV Asing motonya ‘Touching Your Heart’.. heran.. sampe apal gue… Jadi mau nggak mau penonton dicekoki iklan mengenai hal ini… Belum lagi kalau misalnya Rossi jadi juara MotoGP.. bakalan dimanfaatin momentum itu untuk advertising… Sayang tahun 2006 Hayden juara.. jadi Honda lah yang memanfaatkan momentum itu…
Strategi lain, adalah iklan yang konsisten dengan ‘si komeng’ naik MX ngerobohin apa aza yang dilewatin… Mau jembatan.., pasar… motor lain..dsb. Intinya untuk menanamkan bahwa motor yamaha kuuuencenngg… belum lagi untuk menangkal mengenai persoalan irit… diterangkan cuma setetes sendok… Hal ini untuk menanamkan di otak konsumen.. jangalah berpikir irit tapi nggak signifikan… berapa perak sih setetes bensin.. dibandingkan dengan harga motor tersebut… yang lebih tinggi… Dan pelan-pelan konsumen jadi memahami.. dan semakin smart…
Sayangnya.. ada jalur-jalur… dimana Yamaha kurang menggarap.. seperti masalah klub.. dibandingkan dengan Honda yang banyak punya klub dan anggotanya cukup fanatik.. Yamaha kelihatannya nggak mencoba head-to-head mengenai persoalan advertising di klub.. nggak tahu kenapa ??? Namun dengan strategi marketing tersebut diatas aza, yamaha udah bikin deg-degan kompetitor terdekat lainnya, yaitu Honda… 😀
Leave a Reply