









Alhamdulillahil qowiyyi sulthonuh, … al-wadlihi burhanuh, … al-mabsuthi fil wujudi karomuhu wa ihsanuh, … Ta’ala majduhu wa adhuma syanuh.
Allahumma shalli ala Sayyidina Muhammad, Shalata ahlis samawati wal ardhina alaihi, adada ma indallahi min al-adad fi kulli lamhati ainin, minal azali ilal abad …… amma ba’du …!!!
Mari kita dalami Qs. Yusuf ayat 40 sbb :
مَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِهِ إِلَّا أَسْمَاءً سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍ ۚ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۚ أَمَرَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
maa ta’buduuna min duunihiii illaaa asmaaa`an sammaitumuuhaaa antum wa aabaaa`ukum maaa anzalallohu bihaa min sulthoon, inil-ḥukmu illaa lillaah, amaro allaa ta’buduuu illaaa iyyaah, żaalikad-diinul-qoyyimu wa laakinna akṡaron-naasi laa ya’lamuun
Artinya :
Apa yang kamu sembah selain Dia, hanyalah nama-nama yang kamu buat-buat, baik oleh kamu sendiri maupun oleh nenek moyangmu. Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun tentang hal (nama-nama) itu. Keputusan itu hanyalah milik Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Pada kalimat … maa ta’buduuna min duunihiii illaaa asmaaa`an sammaitumuuhaaa antum wa aabaaa`ukum maaa anzalallohu bihaa min sulthoon … yang berarti … Apa yang kamu sembah selain Dia, hanyalah nama-nama yang kamu buat-buat, baik oleh kamu sendiri maupun oleh nenek moyangmu. Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun tentang hal (nama-nama) itu. …!!! Disini menarik sekali logika yang disampaikan oleh Nabi Yusuf a.s, dimana para tahanan itu… menyembah berhala yang dibuat oleh manusia… kemudian diberi nama sendiri… baik oleh mereka maupun oleh nenek moyang mereka …!!! Gak masuk akal… menciptakan patung, kemudian patung itu diberi nama… dan disembah… lhaaaa…???
Pada kalimat … inil-ḥukmu illaa lillaah, amaro allaa ta’buduuu illaaa iyyaah, żaalikad-diinul-qoyyimu wa laakinna akṡaron-naasi laa ya’lamuun yang berarti … Keputusan itu hanyalah milik Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui …!!! Disini kembali… Nabi Yusuf a.s, menyerukan kepada mereka pada ke-esaan Allah SWT dalam beribadah (tauhid al-uluhiyah) dimana Allah SWT telah memerintahkan kepada kita untuk menyembah-Nya saza.. tidak boleh menyekutukannya …!!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply